Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Untuk Keperluan Pribadi, Dana Desa Dikorupsi

TENGGARONG–Alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) tampaknya jadi sasaran empuk untuk dikorupsi. Sudah banyak kepala desa yang terjerat kasus serupa. Kali ini, kepala desa dan sekretaris Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), yang ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini menambah panjang daftar kasus penyelewengan ADD dan DD di Kaltim.

Dua orang yang ditetapkan tersangka yaitu Fatkun Ali Nasir (41) sebagai kepala desa (kades) dan Dedy Roliansyah (41) sebagai sekretaris desa (sekdes). Keduanya disangka berperan dalam kasus penyimpangan ADD dan DD di Desa Sidomulyo tahun anggaran 2017 senilai Rp 1.873.516.294.

Untuk diketahui, DD merupakan dana yang bersumber dari APBN. Sedangkan ADD dari APBD. Adapun penyerapan ADD dan DD Desa Sidomulyo pada 2017 Rp 1.566.893.072. Namun ternyata pada 29 Desember 2017, saldo rekening Desa Sidomulyo sebesar Rp 0. Sedangkan kas tunai hanya menyisakan Rp 220 ribu.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa mengatakan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 juncto Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHP.

Dari hasil pemeriksaan ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), diketahui jumlah kerugian negara sebesar Rp 589.943.294. Sebelumnya, bahkan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kukar juga meminta audit oleh pihak Inspektorat Kukar.

Ternyata, kata dia, memang ditemukan berbagai dugaan penyimpangan dalam pengelolaan ADD dan DD Desa Sidomulyo tahun anggaran 2017 tersebut. “Keduanya sudah ditetapkan tersangka setelah penyidik mengantongi sejumlah alat bukti untuk memperkuat sangkaan tersebut,” terang Damus.

1 2 3 4Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button