Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Bontang

Masyarakat Sidrap Pertanyakan Penolakan Pemkab Kutim Terkait Dilepasnya Dusun Sidrap ke Bontang

Published

on

JADI PEGANGAN: Berita acara fasilitasi tanggal 3 Januari 2019 menjadi harapan bagi masyarakat Sidrap. (Foto: ist)
Dibaca normal 2 menit

“Memang bisa begitukah? Bisa langsung menentukan mereka lepas?” tanyanya.

Pun demikian, dalam pertemuan di provinsi, Ketua DPRD Kutim disebut mengatakan bila banyak warga Teluk Pandan yang mau bertahan di Kutim. Hal ini membuatnya heran lantaran ketika baru Sidrap yang mau lepas, lantas tiba-tiba muncul ancaman masyarakat enam desa di Teluk Pandan untuk ikut melepaskan diri.

“Ini kan bagian dari kecemburuan. Kami tidak mengurus itu. Kami mengurus diri kami sendiri saja,” sebut Yohanis.

Kata dia, dalam urusan Sidrap, pihak-pihak lain di Kutim yang tidak berkepentingan tak perlu ikut bicara. Pasalnya, pihak-pihak tersebut selama ini mendapat fasilitas dari Pemkab Kutim. Sementara masyarakat Sidrap, klaim Yohanis, selama ini tidak merasakan fasilitas tersebut.

“Jadi tidak usahlah mereka ikut bicara. Ya berjuanglah kalau mau lepas, kenapa menghalangi perjuangan masyarakat Sidrap,” tandasnya. (luk)

2 dari 2 halamanSelanjutnya
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments