Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Advertorial

Bulan K3 Nasional 2019, PT KPI Komitmen Kurangi Sampah Plastik Dirangkai dengan Jalan Sehat dan Penanaman Pohon

Published

on

Presiden Direktur PT KPI, Charles Antonius Simbolon (pegang bendera) memberangkatkan para peserta jalan sehat dalam rangka Bulan K3 Nasional 2019, hari ini (12/1). (Zulfikar/BontangPost.ID)
Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional tahun ini dirayakan PT Kaltim Parna Industri (KPI) dengan meriah. Selain mengadakan jalan sehat bersama karyawan serta keluarga, kontraktor dan pemegang saham, PT KPI juga memulai gerakan pengurangan penggunaan kemasan plastik. Hal itu ditandai dengan imbauan kepada seluruh peserta yang membawa botol minum tumbler pada acara pembukaan Bulan K3 Nasional 2019 bertajuk “Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 untuk Mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional”, hari ini (12/1) di Wisma KPI.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PT KPI Charles Antonius Simbolon yang berkenan hadir dari Jakarta, didampingi oleh Wakil Presiden Direktur Hotdo M. Pasaribu, dan Direktur Produksi Hari Supriyadi, serta segenap jajaran manajemen PT KPI. Pembukaan Bulan K3 Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh karyawan akan pentingnya aspek keselamatan.

Ketua Panitia kegiatan, Danny Anggara menuturkan, ada tiga rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka Bulan K3 Nasional 2019 ini. Pertama, yakni pembukaan Bulan K3 Nasional yang dilanjutkan dengan jalan sehat. Kedua, yaitu penanaman pohon dan bungan di sekitar areal kantor PT KPI.  Tercatat, ada 42 batang pohon flamboyan, 20 batang pohon pucuk merah, dan 300 batang aneka bunga. “Ini wujud implementasi arahan wali kota yang meminta dilakukan penghijauan, utamanya di areal perkantoran,” kata Danny.

Presiden Direktur PT KPI, Charles Antonius Simbolon saat menanam pohon di areal perkantoran PT KPI. (Zulfikar/BontangPost.ID)

Ketiga, yakni implementasi Peraturan Daerah (Perda) Bontang nomor 30 tahun 2018 tentang pengurangan sampah plastik sekali pakai, dengan me-launching Gerakan Pengurangan Penggunaan Kemasan Plastik. Hal ini sangat erat kaitannya dalam membangun kesadaran untuk hidup sehat dan mengurangi dampak pemanasan global dan juga sampah plastik yang sangat sulit terurai. “Untuk itu kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kota Bontang yang sudah berkomitmen untuk menggalakkan gerakan Go Green dan pengurangan sampah plastik,” ujarnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments