Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Pemkot Bontang

HEBAT!! Bontang Raih Adipura ke-10 dan Green Leadership “Lelah Boleh, Menyerah Tak Boleh”

Published

on

TERIMA ADIPURA: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menerima langsung piala Adipura yang diserahkan oleh wapres RI Jusuf Kalla di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (14/1). HUMAS KEMENLHK
Dibaca normal 2 menit

Penghargaan bergengsi pada bidang kebersihan kota dan lingkungan kembali diraih Bontang. Tak hanya piala Adipura, Bontang menyabet penghargaan Green Leadership yang baru diadakan tahun 2018 baik wali kota maupun pimpinan DPRD Bontang.

———————–

DISERAHKAN langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Wali Kota Bontang menerima piala Adipura pada kategori kota sedang di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jalan Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Senin (14/1). Sebelum menerima piala Adipura, Neni menerima piagam penghargaan Wali Kota Bontang sebagai Nirwasita Tantra Awards Green Leadership 2018 kategori kota kecil terbaik pertama.

Juga Nirwasita Tantra Awards Green Leadership pimpinan DPRD Kota Bontang atas partisipasinya dalam pengelolaan lingkungan hidup daerah yang diterima langsung Ketua DPRD Bontang Nursalam.

Menurut Neni, semua penghargaan tersebut merupakan prestasi seluruh elemen masyarakat Bontang. Meski boleh bangga, Neni minta jangan berlebihan. Mengingat banyaknya “PR” yang harus diselesaikan. Mulai dari sungai yang harus dibersihkan, serta edukasi masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan. “Tapi pemerintah pusat sudah melihat Bontang komitmen terhadap lingkungan,” jelas Neni usai menerima penghargaan di Jakarta, hari ini.

Sustainable kota, lanjut Neni, sangat dipengaruhi dengan derajat kesehatan manusia melalui perilaku dan lingkungan. Neni mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang bahu membahu membangun Bontang.

Bontang dinilai sukses dalam pengelolaan sampah. Meski diakui Neni, mengubah perilaku manusia tidaklah mudah. Makanya target 2025 sampah harus dikurangi sebanyak 30 persen, bakal diterapkan Neni dengan motivasi melalui lagu edukasi sampah ke masyarakat. “Lelah boleh tapi tak boleh menyerah, itu komitmen kami,” ungkap Neni.

Piagam Green Leadership juga merupakan kebahagiaan bagi semua elemen masyarakat. Artinya yang dilakukan Pemkot Bontang sudah sesuai jalurnya meski masih ada yang harus dikerjakan.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments