Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Nasional

Lima Hari Pascabanjir Sulsel, Jenazah Ibu-Bayi Ditemukan, Tertimbun Sambil Berpelukan

KORBAN meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Gowa, memang terbanyak di Dusun Pattiro, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju. Puluhan orang tertimbun.

Saat korban dievakuasi, ditemukan seorang ibu terbaring kaku, sedang memeluk erat anaknya yang baru berusia 10 bulan. Sukma Daeng Caya (45) dan Ariska. Tertimbun longsoran sedalam enam meter.

Keduanya tertimbun pada Selasa siang, 22 Januari dan baru bisa ditemukan lima hari setelahnya, Sabtu sore, 26 Januari. Dengan bantuan alat berat.

Mertua Sukma, Bida (55), ikut menyaksikan. Bida berdiri tak jauh dari kerumunan warga. Ia tampak tak lagi bisa menggerakkan tubuhnya. Air matanya terus berderai.

Bagi Bida, tragedi ini sungguh sangat menyayat hati. Sungguh sangat memilukan hidupnya. Bukan hanya karena Sukma dan Ariska yang tewas dan rumahnya yang hancur.

Tetapi, juga karena di dalam rumah itu, ada kakak Ariska, Ana yang baru berusia 11 tahun, juga ikut menjadi korban. Ditambah lagi dua cucunya, buah hati dari anak kandungnya, Lina (30), yaitu Sri Wahyuni (11) dan Ulfa (2), juga ikut menjadi korban siang itu.

Begitu pula dengan Lina. Ia tewas tertimpa longsor. Itu belum, seorang cucunya dari Dg Jarung bernama Nurkifayah (20) yang kebetulan bermalam di rumahnya sebelum musibah itu terjadi.

Gadis yang masih kuliah di salah satu perguruan tinggi di Makassar itu, ternyata ikut tewas. Bersama Asni (35), anak kandungnya hingga tersisa hanya seorang saja yang selamat, Tekka, anak laki-lakinya, suami Sukma.

“Oh, Tuhan… Tidak tahan ka. Delapan orang di rumahku semuanya meninggal. Cucu-cucuku kodong,” ucap Bida.

Setelah merasa sudah cukup tenang, Bida pun menceritakan, saat kejadian ia tak ada di rumah. Dia di kebunnya. Ia meninggalkan rumah sejak pagi sebelum peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.00.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button