Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Ragam

Konsumsi Daun Pepaya Bisa Bikin ASI Melimpah? Ini Faktanya

Air susu ibu alias ASI adalah asupan terbaik untuk bayi. Para pakar kesehatan bahkan menganjurkan setiap ibu yang baru melahirkan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan.

Sayang, beberapa ibu kesulitan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Salah satu alasan yang mendasari keadaan tersebut adalah karena produksi ASI yang kurang. Mau tidak mau, ibu memberikan ASI yang telah dicampur dengan susu formula. Hal ini dilakukan semata-mata agar kebutuhan gizi si kecil terus terpenuhi setiap hari.

Berbicara tentang produksi ASI yang sedikit, ada kabar angin yang menyebut bahwa daun pepaya bisa menjadi solusinya, karena dinilai mampu meningkatkan produksi ASI. Namun, apa kata medis?

Menurut dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter, kabar angin tentang daun pepaya bisa meningkatkan produksi ASI ternyata bukan sekadar isapan jempol belaka.

“Ekstrak daun pepaya sudah lama dan melalui beberapa penelitian memang bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI. Itu sudah terbukti,” ujar dr. Nabila.

Pilihan ASI booster lainnya

Nah, bagi ibu yang tidak terlalu suka dengan rasa dari daun pepaya, Anda bisa memilih daun katuk sebagai alternatifnya. Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, daun katuk adalah ASI booster yang telah lama dipercaya dan terkenal di kalangan masyarakat luas.

Penelitian yang dilakukan di Yogyakarta bahkan menyebut bahwa ibu yang diberi ekstrak daun katuk dengan dosis 3 kali sehari sebanyak 300 miligram selama 15 hari mengalami peningkatan produksi ASI hingga 50 persen pada hari kedua dan ketiga.

Masih kurang sesuai juga dengan daun katuk? Jangan panik! Anda bisa memilih produk olahan susu kacang kedelai supaya bisa menghasilkan ASI yang melimpah. Ingin yang bersifat herbal? Ada! Berdasarkan penjelasan dr. Karin, beberapa jenis herbal yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI adalah fenugreek, blessed thistle, dan fennel.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button