Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Nasional

Kekurangan Peserta, Pendaftaran SNMPTN Diundur

JAKARTA – Kemarin (13/2) pukul 19.30 Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan jika pendaftaran SNPMTN diundur hinggal Sabtu 16 Februari nanti. Sebelumnya, pendaftaran selesai hari ini pukul 22.00. Belum tercapainya jumlah peserta yang mendaftar jadi faktor utama.

Ketua LTMPT Ravik Karsidi menjelaskan bahwa belum semua siswa yang eligible atau layak melakukan pendaftaran dan finalisasi. Dia berharap agar kesempatan ini digunakan sebaik-baiknya. ”Agar tidak ada perpanjangan lagi,” tuturnya.

Kemarin server di http://snmptn.ac.id/ sempat down. Panitian SNMPTN mengatakan jika ini merupakan kebiasaan tiap tahun. Wartawan Jawa Pos kemarin mencoba masuk ke portal SNMPTN. Pada bagian awal memang tidak membutuhkan waktu lama. Namun begitu masuk ke laman pendaftaran, laman loading. Hanya nampak layar putih di komputer.

Panitian SNMPTN sudah mengumumkan bahwa pada 4 hingga 14 Februari merupakan masa pendaftaran SNMPTN. Ketua pelaksana eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo kemarin menjelaskan jika sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk mendaftar di akhir periode. Hal itu sangat disayangkan Budi. ”Tahun sebelumnya sama. Mau dibuka satu minggu, dua bulan, atau satu bulan itu tidak ada bedanya, karena semua nyerbu di hari-hari terakhir,” ucapnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Menurut Budi jumlah siswa yang berhak untuk mendaftar SNMPTN ada 778.878 orang. Namun hingga kemarin, baru 370.878 orang yang sudah mendaftar. Sedangkan yang tahap final atau sudah mencetak kartu ujian ada 288.017 orang. ”175.007 orang sudah log-in (memiliki akun, Red) dan 83.009 yang sudah mengisi formulir namun belum final,” bebernya.

Dia mengeluhkan minat masyarakat yang mendaftar di akhir waktu. Padahal pada 4 hingga 10 Februari lalu masih sepi pendaftar. Pada lima hari terakhir memang mulai meningkat.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button