Bontang

Kasus Pencabulan di Marangkayu, Ini Hasil Tes DNA Anak Tersangka

KASUS pencabulan di Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar)   memasuki babak baru. Perkara tersebut awalnya sudah diserahkan ke  Kejaksaan Negeri (Kejari)  Kukar namun dikembalikan karena harus dilengkapi hasil tes DNA.

Sat Reskrim Polres Bontang pun memenuhi kelengkapan dokumen dengan melampirkan hasil tes DNA dari laboratorium Surabaya. Fakta menyebutkan, tes DNA-nya positif atau cocok dengan tersangka.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra diwakili Kanit Pidum Aiptu Esmoyo mengatakan perkaranya sejak 15 November 2018 lalu. Tersangka berinisial I sudah diamankan sejak November. Ia tak menyangkal tuduhan telah menyetubuhi kedua anak tirinya. “Ia mengakui, bahkan merawat anaknya (hasil menyetubuhi anak tirinya) seperti layaknya ayah ke anak, tetapi dipanggilnya kai (panggilan kakek),” kata Esmoyo.

Persetubuhan yang ia lakukan lantaran sang istri atau ibu kandung korban sudah mengalami menopouse. Tersangka I juga memberikan tipu muslihat dengan menjanjikan dua pria baik akan datang bagi kedua anak tirinya. “Dia bilang akan datang laki-laki bernama Ibrahim dan Ikbal. Tetapi kamu harus perjuangkan dengan cara bersetubuh dengan saya, karena yang menyetubuhi kamu bukan saya tetapi dua laki-laki itu,” ujar Esmoyo menceritakan keterangan tersangka.

Tersangka I diduga melanggar Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun  penjara. (mga/far/prokal)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button