Bontang

Bontang Tuan Rumah JPD 2019, Ratusan Pemuda Bersaing Jadi Duta Kaltim

BONTANG terpilih menjadi tuan rumah Jambore Pemuda Daerah (JPD) Kaltim 2019. Sebanyak 150 pemuda dari 10 kabupaten/kota bakal hadir di Kota Taman untuk mengikuti jambore ini sekaligus mengikuti seleksi wakil Kaltim untuk Jambore Pemuda Indonesia (JPI) yang akan digelar di Manado, Oktober mendatang.

Terkait pelaksanaan JPD ini, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengklaim pihaknya siap menggelar. Dalam hal ini banyak yang harus dipersiapkan menjelang hari-H jambore, 3 Maret mendatang.

“Hari ini (Jumat, 22/2/2019) kami rapat dengan OPD-OPD (organisasi perangkat daerah, Red.) terkait dan juga perusahaan. Kami cek satu per satu hal-hal yang perlu disiapkan. Insyaallah pada 3 Maret nanti kami sudah siap menggelar,” kata Bambang ditemui usai rapat.

Dijelaskan, selain seleksi, JPD yang bakal bertempat di Lembah Hijau Lestari ini juga menjadi ajang reuni dan pentas seni duta-duta pemuda yang sudah mengikuti seleksi di daerahnya masing-masing. Untuk seleksinya sendiri terbagi dalam beberapa tahapan. Kata Bambang, ada sederetan keahlian yang mesti dimiliki untuk bisa mewakili Kaltim ke JPI.

“Duta pemuda itu harus menguasai beberapa keahlian. Bahasa daerah, Bahasa Inggris, harus bisa menari tari daerahnya masing-masing. Harus bisa luwes bergaul, komunikasi dan bersosialisasi dengan masyarakat,” terangnya.

Pun demikian, Disporapar mengagendakan city tour bagi para duta daerah peserta JPD. Termasuk salah satunya tur ke Pulau Beras Basah yang menjadi ikon Kota Taman. City tour ini sekaligus upaya memperkenalkan pariwisata Bontang kepada masyarakat Kaltim. Diharapkan para pemuda tersebut bisa mempromosikan tempat wisata Bontang ke luar daerah.

“Apalagi dalam JPI akan dihadiri duta-duta pemuda dari semua provinsi di Indonesia. Duta pemuda Kaltim nantinya bisa saling berinteraksi dan komunikasi dengan duta provinsi lainnya. Kami harapkan nanti bisa membawa serta menjelaskan promosi daerah Bontang dan Kaltim,” urai Bambang seraya menyebut hanya dua pemuda-pemudi yang akan terpilih mewakili Kaltim di JPI.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Syirajuddin menjelaskan, JPD ini bertujuan menampilkan semua kreasi pemuda terkait seni dan budaya. Apalagi banyak potensi-potensi seni dan budaya Kaltim yang selama ini tersembunyi dan perlu digali.

“Itulah yang harus kita tampilkan, harus kita jaga dan kita lestarikan,” sebut Syirajuddin.

Sehingga untuk momentum JPD Kaltim 2019 ini, dia meyakini Bontang dan juga kabupaten/kota lainnya siap untuk menampilkan kekhasan serta ciri khasnya masing-masing. Yang akan ditampilkan pada JPI di Manado, Oktober 2019. (luk)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button