Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Advertorial

Peduli Kelestarian Lingkungan di Kota Bontang, Badak LNG Beri Bantuan Senilai Rp 596 Juta

BONTANG – Kepedulian Badak LNG dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan, diwujudkan melalui penyerahan bantuan fasilitas pelestarian lingkungan. Bantuan tersebut diserahkan di halaman Gedung Putih Badak LNG, Senin (25/2/2019).

Adapun bantuan yang diberikan berupa motor sampah roda tiga, kapal sampah, dan mesin pengepresan sampah. Di mana pada 2018 lalu, Badak LNG telah menyerahkan bantuan empat unit motor sampah senilai Rp 121,6 juta kepada Kelurahan Berebas Tengah, Berbas Pantai, Gunung Telihan, dan Kelurahan Satimpo.

Pengadaan motor roda tiga ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam pengelolaan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok swadaya masyarakat (KSM).

“Bantuan ini sebagai rangkaian program yang berjalan sejak 2008. Dengan total motor sampah sebanyak 23 unit,” urai Director & COO Badak LNG, Gitut Yuliaskar.

Selain itu, Badak LNG juga memberikan bantuan kapal sampah untuk penanganan masalah pengangkutan sampah di kawasan perkampungan tengah laut, terutama Selangan. Kapal tersebut senilai Rp 52,145 juta.

Selanjutnya, bantuan berupa mesin pengepresan senilai Rp 63,960 juta. Berguna untuk memampatkan dan memadatkan tumpukan sampah kardus agar lebih hemat tempat ketika diangkut, serta daya tampung pengangkutan sampah lebih praktis dan efisien.

“Kami telah melakukan pelatihan di Satimpo Berhias pada Desember tahun lalu,” tambah dia.

Foto bersama Manajemen Badak LNG bersama Wali Kota Bontang dan OPD terkait. (FOTO: CORPORATE COMMUNICATION BADAK LNG)

Selain bantuan-bantuan tersebut, melalui program Community Development (Comdev), Badak LNG telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Bontang. Di antaranya bantuan elektrolisa air guna menangani masalah kesulitan air layak konsumsi bagi masyarakat di tengah laut.

Bantuan dan pelatihan telah dilaksanakan di Selangan pada awal November 2018 dan Tihi-Tihi di akhir Desember 2018. Dengan total bantuan sebesar Rp 125,883 juta. Tak hanya itu, bantuan lain yang diberikan berupa sepeda penunjang fasilitas kegiatan ekowisata sebanyak 15 unit. Terbagi 10 unit untuk Bontang Kuala Ecotourism dan 5 unit untuk Gunung Telihan senilai Rp 39,540 juta.

Lanjut Gitut, library corner yakni bantuan kepada sekolah-sekolah di pesisir Bontang seperti Gusung, Malahing, Selangan, Tihi-Tihi, Lhok Tunggul, dan Nyerakat Kiri dengan total bantuan Rp 35 juta. Hingga bantuan 10 unit Wc komunal senilai Rp 157 juta di Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut, dan Tanjung Laut Indah.

“Bantuan lainnya yang sedang dalam proses pengerjaan adalah perpustakaan keliling dan ambulans terapung. Dengan total keseluruhan bantuan sejumlah Rp 595,128 juta,” tutur Gitut.

Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga dapat mewujudkan Bontang yang hijau, nyaman, dan bersih.

Penyerahan bantuan ini pun mendapat dukungan dari Pemkot Bontang yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Ketua DPRD Bontang, Nursalam serta dinas-dinas terkait. (ra/adv)

Tags

Related Articles

Comment

Back to top button