Bontang

Empat Sumur PDAM Rusak, 10 Ribu Rumah Terdampak

BONTANG – Distribusi air PDAM di Bontang mengalami kendala sejak beberapa bulan ini. Sebab, terjadi kerusakan di empat sumur.

Direktur Utama PDAM Tirta Taman Suramin mengatakan, keempat sumur itu ialah DW I Kanaan, Bhayangkara, Lhoktuan, dan Berebas Tengah. Kondisinya, air dari sumur tersebut tidak dapat diolah. Mengingat hasil pompa berupa pasir dan lumpur. “Kasusnya sama seperti yang ada di DW II Kanaan beberapa waktu lalu,” kata Suramin.

Normalnya, PDAM Tirta Taman memproduksi 15 ribu kubik per hari. Kerusakan ini mengakibatkan sekira sembilan ribu kubik tidak dapat didistribusikan. Sehingga, hanya enam ribu kubik per hari yang dialirkan ke pelanggan.

“Jadi minus 120 liter per detik yang mengalami kerusakan atau 10 ribu sambungan rumah terkena dampaknya,” ungkapnya.

Segala upaya telah dilakukan manajemen menyiasati hal tersebut. Mulai membuat recycle dari bahan baku yang tidak dapat diolah hingga sumur cadangan secara kontinu selama 24 jam. Namun, Suramin mengaku performance tidak seperti saat normal.

Akhirnya, bantuan pembuatan sumur pun diberikan oleh Pemkot Bontang. Suramin menjelaskan, tahun ini tiga sumur dapat kembali berfungsi normal. Meliputi Sumur DW I Kanaan, Bhayangkara, dan Berebas Tengah.

Prediksinya, proyek ini selesai Agustus mendatang. Setelah pemkot dan DPRD menyetujui bantuan perbaikan sumur. Bentuknya berupa pengeboran sumur baru. Meski lokasinya tak jauh dari titik lama.

Saat ini perencanaan dari tiga sumur telah dilelang. Anggaran Rp 400 juta dikucurkan melalui APBD 2019. “Total Rp 7,5 miliar dianggarkan, baik perencanaan maupun fisik,” terang Suramin.

Kehadiran sumur baru nantinya dapat mengembalikan performa sumur lama. Namun, Suramin menyadari pelayanan yang diberikan nantinya belum mencapai 100 persen. “Paling tidak total produksi lama itu dapat kembali dihasilkan,” ucapnya.

Pos anggaran pembuatan sumur baru ini berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK). Mengingat PDAM tidak bisa dikucurkan secara langsung. “Jadi nanti bentuknya berupa hibah barang kalau sudah selesai,” pungkasnya. (ak/dwi/k16/prokal)

Sumber
Prokal
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button