Bontang

Perawatan WTP, Air PDAM di Empat Kelurahan Tak Mengalir

BONTANG – Hari ini, empat kelurahan dipastikan tidak dialiri air PDAM. Keempat kelurahan itu meliputi Kelurahan Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Berbas Pantai, dan Berebas Tengah.

Akibatnya warga pun melakukan langkah antisipasi sehari sebelumnya. Risky warga Berbas Pantai mengisi bak mandi hingga penuh. Biasanya, ia hanya mengisi separonya saja. Mengingat kualitas air beberapa waktu ini sangat keruh.

“Ini untuk jaga-jaga. Supaya ketika menggunakan air untuk mandi masih tersedia,” kata Risky.

Bahkan, salah satu bak mandi yang biasanya tidak digunakan mendadak diisi. Pasalnya, informasi yang diadapatkan tidak diketahui batas penghentian distribusi tersebut.

Senada, Bela warga Tanjung Laut justru mengisi ember dan tempat penampungan air lainnya. Proses pengisian pun setelah awak media menanyakan terkait kabar distribusi aliran dihentikan sementara.

“Saya justru tidak mengetahui kalau besok (hari ini, Red.) tidak mengalir,” ucap Bela.

Ia meminta penghentian ini untuk memperbaiki kualitas air. Pasalnya, setelah ditampung semalaman, muncul endapan seperti kerak berwarna kuning. Akibatnya selama sepekan, ia wajib membersihkan bak mandi tiga kali.

“Kalau tujuannya untuk memperbaiki mutu kualitas air tidak masalah,” ujar dia.

Sementara, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Suramin mengatakan penghentian distribusi dalam rangka perawatan water treatment plant (WTP). Kegiatan ini rutin dilakukan tiga bulan sekali di tiap WTP. Kali ini, giliran WTP Berebas Tengah yang memerlukan pembersihan.

“Proses penghentian distribusi air mulai pukul 07.00 sampai 19.00 Wita,” kata Suramin.

Dijelaskannya, dari empat kelurahan sekira tujuh ribu pelanggan terkena imbas dari kegiatan perawatan ini. Empat hari sebelumnya, manajemen telah memberikan informasi terkait tidak mengalirnya distribusi air PDAM. “Tujuan dari perawatan ini untuk meningkatkan mutu pelayanan baik dari segi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas,” pungkasnya (ak/prokal)

Sumber
Prokal
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button