Bontang

Dewan Bahas Kesiapan Pemanfaatan Bendungan Marang Kayu

BONTANG–Kehadiran bendungan Marang Kayu, Kutai Kartanegara, sangat dinanti publik Bontang. Sebab, bendungan tersebut bakal menyuplai bahan baku air permukaan ke Kota Taman. Selanjutnya, bahan tersebut akan diolah untuk keperluan air bersih.

Sebab itu, DPRD Bontang meminta kesiapan pemkot. Mulai ketersediaan lahan, dukungan anggaran, dan pembuatan perjanjian kerja sama (PKS). “Kewajiban Bontang yang pertama ialah menyiapkan lahan untuk water treatment plant (WTP),” kata ketua Komisi II DPRD Bontang Ubaya Bengawan.

Selanjutnya, diperlukan masterplan secara menyeluruh. Mulai pengolahan bahan baku hingga pendistribusian air melalui sambungan rumah. Politikus Demokrat itu meminta Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) segera merancangnya dalam waktu dekat.

Untuk diketahui, kesiapan fisik bendungan saat ini telah mencapai 98 persen. Pemerintah pusat memberikan bantuan pemipaan hingga perbatasan masuk Bontang Lestari. Ditaksir panjang pemipaan mencapai 37 kilometer. Anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 132 miliar.

Ubaya menuturkan, pengoperasian bendungan dimulai 2020, maka kesiapan anggaran wajib segera terplot. Jadi, kesiapan produksi melalui WTP beserta pendistribusian tidak membutuhkan jeda panjang kembali. “Harus tergambar di APBD secara keseluruhan,” pintanya.

Di samping itu, dibutuhkan perjanjian kerja sama dengan Kutai Kartenegara. Hal ini berkenaan dengan tanggung jawab Bontang pasca pendistribusian bahan baku air tersebut. Ubaya meminta organisasi perangkat daerah (OPD) meniru jejak kabupaten lainnya yang pernah melakukan perjanjian serupa.

Bendungan Marang Kayu tersebut bakal memproduksi air permukaan sejumlah 450 liter per detik. Fungsi utama dari bendungan ini sebagai irigasi persawahan di daerah Kersik. Adapun Bontang mendapat bagian sekitar 200 liter per detik untuk bahan baku air bersih. (ak/dwi/k8/prokal)

Sumber
Prokal
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button