Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Feature

Tamasya, Sekeluarga Akhirnya Habis

Kisah para penumpang juga tak kalah tragis. Mahasiswa Georgetown University Cedric Asiavugwa terbang ke Nairobi untuk menghadiri pemakaman salah seorang kerabatnya. Tapi, kenyataannya justru dia yang harus dimakamkan.

Kehilangan yang luar biasa juga dirasakan keluarga Vaidya. Enam anggota keluarga yang berasal dari Brampton, Kanada, itu ikut menjadi korban.

Mereka adalah Kosha Vaidya, 37; dan sang suami Prerit Dixit, 45. Dua putri mereka, Ashka Dixit, 14; dan Anushka Dixit, 13, ikut tiada. Kedua orang tua Kosha, Pannagesh Vaidya, 73; dan Hansini Vaidya, 68, juga tewas.

”Dia adalah satu-satunya saudari saya. Saya kehilangan orang tua dan saudari saya. Kini saya tak punya siapa-siapa lagi,” ujar Manant Vaidya.

Manant mengungkapkan bahwa dirinya tahu tentang kecelakaan tersebut dari kawannya. Mereka menelepon tengah malam mengabarkan tentang kecelakaan tersebut. Antara percaya dan tidak, mereka akhirnya berangkat ke bandara untuk memastikan. Kepastian yang mereka terima menjadi pukulan yang begitu menyakitkan.

Manant mengungkapkan, dirinya kali terakhir melihat mereka saat mengantar ke Bandara Internasional Toronto Pearson. Rombongan tersebut rencananya pergi untuk wisata sekali seumur hidup di taman safari Kenya.

Perjalanan itu direncanakan jauh hari sebelumnya dan mereka memutuskan saat liburan Maret ini adalah waktu yang tepat untuk melakukannya. ”Saya bertanya pada ayah saya kenapa dia ingin ikut pergi dan dia berkata pada saya bahwa dia ingin merasakan bepergian sekali lagi,” ungkapnya.

Legislator Slovakia Anton Hrnko juga harus kehilangan seluruh anggota keluarganya. Istrinya, Blankam, serta putra dan putrinya –Martin dan Michala¬– menjadi korban tewas ET 302.

Pakar pariwisata kutub Sarah Auffret juga harus kehilangan nyawa. Perempuan berkewarganegaraan Inggris dan Prancis itu berencana ke Nairobi untuk menghadiri acara PBB.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button