Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Nasional

Penyelundupan Baby Lobster Rp 37 Miliar Digagalkan

Menteri Susi: Tangkapan Terbesar Sepanjang Tahun Ini

Tim itu terdiri atas Detasemen Intelijen Koarmada I, Gugus Keamanan Lauat Koarmada I, Pangkalan Utama TNI AL IV Tanjungpinang, serta Lanal Batam. Sesuai data dan informasi yang diperoleh, baby lobster yang berhasil mereka amankan hendak diselundupkan dari Batam ke Singapura. ”Menggunakan speed boat,” terang Arsyad. Jenderal bintang satu TNI AL itu pun menyebut, informasi dari intelijen menjadi kunci keberhasilan tim di lapangan.

”Berdasar informasi tersebut tim F1QR segera melakukan upaya penyekatan dengan membagi sektor,” jelas dia. Upaya itu dilaksanakan di sekitar Perairan Pulau Sugi. Tepatnya pada titik yang mengarah langsung ke perairan Singapura. ”Pengejaran difokuskan pada speed boat yang terlihat membawa barang bukti berupa cool box styrofoam berwarna putih,” ungkap Arsyad. Tidak kurang dua speed boat dikerahkan oleh tim F1QR.

Kedua speed boat itu, disebut Arsyad, berhasil menyudutkan penyelundup ratusan ribu baby lobster hingga speed boat yang dipakai para penyelundup kandas pada koordinat 00° 55′ 54″ LU – 103° 47′ 54″ BT. ”Sehingga berhasil diamankan oleh tim F1QR,” bebernya. Sayangnya, para penyelundup gagal ditangkap. ”Karena berhasil melarikan diri,” ungkap Arsyad. Dari speed boat itu, petugas mendapatkan sejumlah barang bukti.

Di antaranya 44 cool box stryofoam berisi ratusan ribu baby lobster. Temuan itu lantas diserahkan kepada KKP dan langsung dilepasliarkan kembali oleh petugas. Terhadap para penyelundup, TNI AL masih berusaha mengejar mereka. Komando Armada I sebagai komando utama yang bertugas di wilayah perairan Indonesia bagian barat berharap besar penyelundupan serupa tidak terulang. Sebab, itu merupakan pelanggaran berat. (han/syn/jpg)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button