Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Opini

Di Negara Ini, Orang Tua Bisa Cuti Tiga Tahun Urus Anak dan Tetap Digaji

’’Jika mau, bisa gantian setiap bulan. Tapi, itu berarti orang tua harus punya atasan yang memperbolehkan hal tersebut,’’ katanya.

Ronald menyatakan, para orang tua juga tidak perlu khawatir kehilangan pekerjaan. Negara menjamin posisi sebelumnya akan tetap ada sampai parental leave selesai. Jadi, bisa langsung balik kerja setelah cuti. Dia menambahkan, cuti orang tua diberikan kepada setiap anak yang dilahirkan. Kalau dua anak, total parental leave mencapai enam tahun. Begitu seterusnya.

Karena itu, saya bertanya kepada rekan kerja suami yang memiliki dua anak. Yakni, Maris Pints. Perempuan yang bekerja sebagai Academic Development Officer tersebut dua kali mengambil parental leave. Tepatnya pada 2011–2014 dan 2015–2018 lalu. ’’Aku mengambil cuti agar bisa bersama kedua anakku; Frida, 7 tahun, dan Moorits, 4 tahun,’’ tuturnya.

Nah, cuti dalam waktu lama tidak membuat Maris mati gaya. Setiap hari dia mengajak jalan anaknya dengan jarak tempuh 10–20 kilometer. Makanya, di Estonia bakal mudah menemukan orang tua yang mengajak bayinya jalan dengan menggunakan stroller atau baby carrier. Maris juga mengikuti baby school yang kegiatannya menari, bernyanyi, dan berenang.

Menariknya, kalau ibu yang mengambil parental leave, ayah juga tetap dapat cuti. Ayah berhak libur sepuluh hari kerja ketika anak lahir. Contohnya, supervisor suami saya di kampus yang baru saja memiliki anak kedua pada Januari lalu. Ketika sang anak lahir, si profesor libur dua minggu. Kabarnya, mulai Januari 2020 mendatang, para bapak bisa cuti sebulan penuh.

Sebenarnya, ada enam jenis cuti lainnya bagi orang tua di Estonia selain parental leave. Selama cuti itu, negara akan memberikan tunjangan. Misalnya, cuti hamil 140 hari.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button