Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Nasional

Penembakan Orang Utan Terjadi Lagi, Hope Sekarat Diterjang 74 Peluru

Hope ditemukan dalam kondisi terluka parah karena benda tajam pada tangan kanan, kaki kanan serta punggung. Selain itu didapati juga kedua mata Hope terluka parah karena tembakan senapan angin.  ”Sedangkan saat evakuasi, bayi Hope yang berumur 1 bulan, dalam kondisi kekurangan nutrisi parah dan shock berat,” kata Aji.

74 peluru bersarang di tubuh Hope. Foto: (Akun Twitter @Sutopo_PN)

Bayi Hope kemudian dikuburkan di Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit Sumatera Utara. Sementara induknya diberi nama Hope yang berarti “HARAPAN” “Harapannya, Hope bisa pulih dan bisa mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik,” kata Aji.

“Kondisi OU Hope masih belum stabil sehingga masih akan berada di kandang treatment untuk mendapatkan perawatan intensif  24 jam,” kata Aji.

Aji mengungkapkan, kejadian di Subulussalam ini merupakan kejadian keempat penggunaan senapan angin untuk menyerang orangutan di wilayah Aceh selama kurun waktu antara tahun 2010 – 2014.  “Kejadian pertama di Aceh Tenggara, kedua di Aceh Selatan, ketiga di Aceh Timur dan terakhir di Subulussalam ini,” kata Aji.

Aji mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK, melalui Balai Penegakan Hukum LHK Wilayah Sumatera, untuk mengusut tuntas kasus kematian bayi orangutan sumatera dan penganiayaan induknya, di Subulussalamini.

Balai Gakkum Wilayah Sumatera didukung BKSDA Aceh kata Aji akan mengawal  kasus ini hingga tuntas. BKSDA juga akan berkoordinasi dengan Kapolda Aceh agar dapat dilakukan penertiban peredaran senapan angin illegal

”Karena dalam Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2012, penggunaan senapan angin hanya untuk olah raga dan harus diliput dengan ijin,” tutur Aji.(tau/jpg)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button