Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Nasional

Soroti WNA Masuk DPT, Ditjen Dukcapil Dianggap Tidak Transparan

Menurut Riza, dengan keterbukaan data sejak awal, otomatis penyisiran akan berlangsung lebih efektif. Apalagi, bila dibantu oleh tim sukses dua paslon capres-cawapres. Jika dimungkinkan, tim sukses sebenarnya bisa membantu melakukan penyisiran sehingga prosesnya segera selesai dan tidak bertele-tele. ’’Sedari awal, pemerintah bilang tidak ada di DPT. Ternyata ada temuan WNA yang masuk DPT. Kenapa tidak disisir semuanya saja? Kami juga siap bantu untuk menyisir,’’ kata juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tersebut.

Riza juga menambahkan, sikap pemerintah yang tidak transparan itu justru akan menghambat penyelenggaraan pemilu. Ditjen Dukcapil, kata dia, sepatutnya mencontoh kinerja KPU dan Bawaslu yang belakangan dinilai mampu mewadahi aspirasi dari kedua tim sukses. Dua lembaga tersebut selalu melayani saat diajak diskusi. BPN hampir setiap hari memberikan masukan kepada KPU yang juga direspons positif. ’’Pemerintah tidak perlu memproteksi diri, tapi membuka seluas-luasnya. Kami cukup senang dengan kinerja KPU dan Bawaslu selama ini. Ini tentu saja bukan hanya karena kepentingan 02 maupun 01 saja. Tapi, ini kepentingan masyarakat agar pemilu berlangsung transparan,’’ terang pria kelahiran Banjarmasin tersebut.

Anggota Komisi II DPR Yandri Susanto juga meminta Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh yang turut hadir dalam rapat kemarin tidak menganggap sepela kasus WNA masuk DPT. Dia tidak menginginkan nanti ada WNA yang benar-benar ikut memberikan suara dalam pemilu. Hanya karena masih ada WNA yang tercatat dalam DPT. Yandri juga meminta KPU dan Kemendagri lebih jeli dalam memperhatikan informasi dan masukan dari masyarakat.

’’Yang boleh memilih itu cuma WNI. Jangan membuat pemilih yang tidak memiliki hak menjadi memiliki hak untuk memilih tahun ini. Jangan juga berburuk sangka alias suuzon kepada informasi yang ada dan diberikan oleh masyarakat demi mendukung kualitas demokrasi yang ada di negara kita,’’ ucap Yandri. (bin/c4/agm/jpg)

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button