Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Nasional

Lion Air Group Sempat Ganti Pesawat di Makassar

”Kecelakaan di Etiopia membuat makin banyak pertanyaan. Penundaan pembelian B737 MAX 8 dilakukan hingga investigasi penyebab kecelakaan diketahui,” kata Daniel. Sejak kecelakaan PK-LQP dari Jakarta ke Pangkalpinang, Daniel mengatakan bahwa Lion Air Group mulai berhati-hati. Lalu apakah Lion Air Group akan menuntut dispensasi kepada Boeing? Daniel mengungkapkan bahwa perusahaannya masih menunggu apa yang akan dilakukan perusahaan pesawat milik AS itu.

Direktur Teknik Garuda Indonesia I Wayan Susena saat ditemui pada saat yang sama mengungkapkan tidak ada gangguan dalam melayani penumpang. Menurutnya, Garuda Indonesia memiliki pesawat yang bisa digunakan untuk menggantikan B737 MAX 8 selama dikandangkan. ”Ada pesawat 1 standby,” tuturnya.

Pengamat penerbangan Arista Atmadjati menganggap bahwa safety issue yang menimpa Boeing 737 MAX 8 berpotensi membuat maskapai yang sedang memesan produk tersebut menunda delivery-nya. Termasuk Garuda Indonesia dan Lion Air yang saat ini masih dalam masa pemesanan unit tersebut. ”Bisa saja maskapai memutuskan menunda atau bahkan mengcancel pemesanan. Resikonya mungkin hanya bayar pinalti,” ujar Arista.

Menurut Arista, dalam satu line up varian produk pesawat, biasanya memang ada beberapa seri yang memiliki sejumlah masalah dan harus ditindaklanjuti produsen. “Kalau maskapai masih percaya dengan varian atau seri lain juga bisa geser pesanan,” tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Penerbangan Alvin Lie berpendapat bahwa pembatalan pesanan pesawat merupakan ranah business to business (b to b) yang bergantung pada kesepakatan awal antara maskapai dan produsen. “Biasanya akan ada negosiasi dulu. Tergantung dari kemauan maskapai. Tapi kalau regulator atau pemerintah yang melarang rasanya saya belum pernah dengar,” ujarnya.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti saat ditemui di kantornya mengungkapkan temporary grounded tersebut agar ada inspeksi masing-masing pesawat. Meski pasca kecelakaan Lion Air di Perairan Tanjung Karawang, tim Ditjen Hubud sudah melakukan inspeksi. ”Biar tambah yakin. Ini sebagai wujud pemerintah sangat konsisten,” ucapnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button