Nasional

Peretas Situs KPU Tertangkap, Pelaku Masih Tergolong Anak

JAKARTA— Polri melakukan penangkapan terhadap peretas situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Peretas itu ternyata masih berusia anak. Peretas berusia anak ini menggunakan IP Address dari Rusia dan China.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, penangkapan terhadap peretas itu sudah dilakukan beberapa bulan lalu. Dia menggunakan IP Address luar negeri untuk bisa mengelabui petugas. ”Namun, tetap ketahuan,” ujarnya.

Ternyata peretas itu masih berusia anak. Karena itu kasus tersebut tidak dilakukan publikasi secara terbuka. ”Untuk melindungi masa depan anak ini, proses hukumnya berbeda juga dengan dewasa,” terangnya.

Menurutnya, peretasan itu dilakukan sendiri oleh anak tersebut. Yang pasti, peretasan itu sudah tidak dilakukan lagi oleh anak itu. ”Kami pantau kemungkinan peretasan lain,” terangnya kemarin.

Dia menjelaskan, kondisi semacam ini merupakan tantangan baru orang tua. Era teknologi informasi ini bisa membuat anak-anak melakukan pidana. ”Ini harus diwaspadai,” terang jenderal berbintang satu tersebut.

Dedi menegasknya, perlu pengawasan terhadap penggunaan alat komunikasi yang dilakukan anak. Sehingga, jangan sampai karena iseng atau merasa tertantang teman-temannya lalu melakukan peretasan. ”Jangan sampai seperti itu,” ujarnya.

Jenis peretasan yang dilakukan anak tersebut beragam. Ada yang dengan teknik mengubah tampilan situs hingga ada yang berupaya masuk ke server milik KPU. ”Banyak metode,” jelas mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut. (idr/jpg)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button