Bontang

Pakai Kupon, OP Gas Melon Hari Kedua Lebih Tertib 

Sasar Warga Miskin dan Pelaku UMKM

BONTANG – Operasi pasar (OP) hari kedua yang digelar Kamis (7/9) kemarin berlangsung lebih tertib dari OP hari sebelumnya yang dilaksanakan di halaman Kelurahan Loktuan dan halaman Masjid Al-Hijrah Tanjung Laut.

OP yang dilaksanakan dalam rangka memenuhi pasokan gas elpiji 3 kilogram yang sedang langka di Kota Taman itu digelar di arena MTQ Jalan HM Parikesit, Kelurahan Bontang Baru. Bila OP sebelumnya semua warga bisa mendapatkannya, namun dalam OP kali ini hanya diperuntukkan untuk warga miskin dan pelaku UMKM saja yang ada di dua kelurahan, yakni Bontang Baru dan Bontang Kuala.

Koordinator Sekretariat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bontang Aguswati mengatakan, dalam OP kali ini Bontang dijatah pasokan tabung gas sebanyak 3.360 tabung. Untuk penyalurannya, dilakukan selama tiga hari dengan jumlah penyaluran di OP masing-masing sebanyak 1.120 tabung.

“Hari ini (kemarin, Red.) jatah 560 elpiji untuk warga Bontang Kuala dan 560 elpiji untuk warga Bontang Baru. Besok (hari ini, Red.) OP akan dilaksanakan di Kelurahan Kanaan depan Puskesmas, dan di Kelurahan Bontang Lestari di daerah pasar,” ujarnya kepada media ini.

Wanita yang juga menjabat sebagai Kasubag Ekonomi Setda Bontang itu berujar, mekanisme penyaluran bagi para warga yang berhak yaitu dengan diberlakukannya sistem kupon. Dimana sebelum OP digelar, tim menyerahkan kupon tersebut kepada warga yang namanya tercatat sebagai warga miskin di data kelurahan setempat melalui para ketua RT.

Dari pantauan Bontang Post di lokasi, warga yang memiliki kupon tersebut langsung mengambil nomor antrean di meja panitia. Selanjutnya, warga memperlihatkan kupon tersebut dan membayar administrasi pembelian tabung gas elpiji senilai Rp 18 ribu per tabung. Usai menyelesaikan administrasi, kupon warga tersebut langsung diberi cap stempel oleh panitia dan bisa langsung menukarkan tabung gas kosong miliknya dengan tabung gas yang sudah terisi. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Lurah Bontang Baru Chahyo Hadi dan pegawai Pemkot lainnya pun juga turut melihat langsung proses pendistribusian tersebut.

“Kami belajar dari pengalaman kemarin yang belum tertata penyalurannya. Hari ini (kemarin, Red.) kami bersama TPID mencoba lebih menertibkan lagi. Semoga operasi pasar ini bisa meringankan beban masyarakat Bontang dan kelangkaan ini tidak terjadi berlarut-larut. Insya Allah dengan segala upaya yang bisa kami lakukan, bisa memberikan yang lebih baik lagi kepada masyarakat Kota Taman,” tutur Wali Kota Neni. (bbg)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Back to top button