Bontang

Protes Usulan DPRD Ditolak

Agus Haris : PT Indominco Jangan Menutup Mata

BONTANG – Tidak diakomodirnya usulan dari legislator terkait membuka kembali akses warga Bontang Lestari ketika mengambil batu melalui pos kilometer 10 PT Indominco Mandiri (IMM) membuat Ketua Komisi I DPRD Agus Haris angkat suara. Ia meminta kepada jajaran manajemen PT IMM untuk tidak menutup diri. “PT Indominco untuk tidak menutup diri dan jangan arogan di lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Politisi Gerindra ini berharap agar manajemen memberikan ruang diskusi kepada masyarakat mengenai apa saja yang wajib dipenuhi para sopir ketika hendak melintas jalan Hauling tersebut. Menurutnya, perusahaan semestinya membangun harmonisasi dengan warga, jika perusahaan itu berkembang, secara otomatis kesejahteraan penduduk sekitar juga terangkat.

Ia menyesalkan tindakan PT IMM di rapat kedua Senin (11/9) silam yang tetap tidak memperbolehkan warga menggunakan jalan tambang. Terlebih kedua poin juga dirasa mental begitu saja.

“Berikan tawaran kepada mereka (sopir, Red.), jangan tawaran yang tidak boleh lewat, itu bukan tawaran,” tambahnya.

Pria yang menjabat juga sebagai ketua DPC Partai Gerindra ini mempersoalkan terjadinya pengecualian sehubungan diperbolehkannya kendaraan kontraktor melintas. Seharusnya langkah sama juga diterapkan kepada sopir yang berprofesi mengangkut material batu.

“Jika harus jalani screening, pemasangan stiker, dan penggunaan radio itu bagus, saya mendukung kalau seperti itu,” paparnya.

Bahkan aturan-aturan yang berlaku di perusahaan batu bara juga disosialisasikan kepada warga diantaranya batas kecepatan, aturan beban muatan, uji kendaraan, dan lain sebagainya. Di samping itu perusahaan juga bisa mengatur waktu hilir-mudiknya kendaraan pengangkut batu ini.

“Kapan waktu senggang pengapalan batu bara, disitulah warga diperbolehkan lewat,” tuturnya.

Terkait regulasi yang mengatur bahwa jalan tambang mempunyai peraturan khusus, ia memahami. Akan tetapi, diakuinya peraturan tersebut bisa dibijaksanai dengan usulan.

Rencananya, hari ini sopir truk akan menggelar aksi unjuk rasa dimulai pukul 08.00 Wita. Agus Haris berharap kepada warga agar tetap mematuhi segala persyaratan sebelum pelaksanaan aksi demo. Selain itu, para pengunjuk rasa harus mendengarkan arahan dari aparat yang mengawal jalannya aksi tersebut.

“Mudah-mudahan melalui unjuk rasa sama-sama terbuka pikiran, perusahaan melihat kondisi real di lapangan,” tandasnya.

Perwakilan warga Bontang Lestari Ichal membenarkan aksi akan digelar hari ini. Menurutnya, segala macam administrasi sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

“Ya besok kami akan demo di pos kilo 10 mulai jam 8 pagi,” tukasnya. (*/ak)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Back to top button