Kaltim

Dalami Kasus Bupati Kukar, KPK Periksa 11 Saksi 

JAKARTA – Penyidikan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari terus didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, lembaga antirasuah tersebut memeriksa 9 saksi di Malang, Jawa Timur (Jatim).

Hal itu diungkapkan Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. “Iya, ada 9 saksi diperiksa di Polres Kota Malang dan 2 saksi di kantor KPK Jakarta,” bebernya.

Kata dia, ke-9 saksi yang diperiksa terdiri dari unsur direksi dan karyawan PT Citra Gading Asritama. Penyidikan terhadap perusahaan ini untuk mendalami informasi terkait dugaan gratifikasi terhadap tersangka Rita Widyasari.

“Pemeriksaan saksi memang sengaja dilakukan di Malang. Pertimbangannya karena rata-rata saksi memang tinggal di Malang,” tutur Febri.

Pekan lalu, KPK memeriksa Ichsan Suaidi selaku Direktur Utama PT Citra Gading Asritama. Ichsan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

Baca Juga:  Pemerintah Dinilai Tak Berdaya 

Sebelumnya, Ichsan pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ketika itu, Ichsan divonis pidana penjara selama 3,5 tahun dan denda Rp 50 juta, subsider satu bulan kurungan oleh majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Juni 2016.

Ichsan dan pengacaranya, Awang Lazuardi Embat dinilai terbukti menyuap pejabat Kasubdit Kasasi Perdata Mahkamah Agung, Andri Tristianto Sutrisna. Informasi yang dihimpun,  Citra Gading Asritama menjadi perusahaan kontraktor yang mengikuti proyek-proyek pembangunan di Kutai Kartanegara.

Citra Gading Asritama mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur jalan di Kawasan Central Bisnis Distrik Tenggarong dengan nilai kontrak Rp 390.256.000.000. Kemudian, proyek pembangunan jalan poros Kembang Janggut – Klekat Kukar dengan nilai kontrak Rp 208.661.433.000. Selain itu, proyek pembangunan Royal World Plaza (RWP) di Tenggarong.

Sementara untuk saksi yang diperiksa di kantor KPK adalah anak buah Rita, yakni Siti Aminah, Staf Subbag Penataan dan Penetapan Tanah pada Bagian Administrasi Pertanahan dan M Ismed Ade Baramuli, Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Pemkab Kutai Timur. Kini, Rita ditahan di Rutan Klas I Cipinang cabang KPK di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada Kavling 4. Sementara Khairudin ditahan di Rutan Pomdan Jaya Guntur. (nug/drh)

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Selama Ramadan, Kepolisian Bakal Patroli Pasar 
Tags

Related Articles

Back to top button
Close