BontangBreaking News

MEMBANGGAKAN!!! Bontang Post Raih Double Winner

PADANG – Bontang Post terus membuktikan eksistensinya sebagai media lokal konten terkemuka di Kota Bontang. Kemarin (6/2), Serikat Perusahaan Pers (SPS) mengumumkan penghargaan koran nasional dan koran daerah terbaik, yakni Indonesia Print Media Award (IPMA) dan Indonesia Youth Readers Award (IYRA).
Digelar di Hotel Mercure Padang, Sumatera Barat, Bontang Post meraih penghargaan Silver IPMA 2018 untuk kategori koran regional Kalimantan terbaik edisi 28 Januari 2017 dengan judul “Kami Tidak Bisa Memilih”, yang diserahkan Wali Kota Padang  Mahyeldi Ansharullah dan satu penghargaan Bronze untuk IYRA 2018 edisi 31 Desember 2017 dengan judul “Palestina, We’re on U’re Side!”

Keberhasilan ini bukti konsistensi Bontang Post menampilkan perwajahan terbaik untuk pembaca.

Pemimpin Redaksi Bontang Post Rachman Wahid mengatakan, penghargaan ini menambah semangat perusaan media cetak khususnya Bontang Post untuk terus berinovasi di tengah ketatnya persaingan.
“Kompetisi antarmedia, terutama dalam hal perwajahan, semakin sengit. Ini yang mendorong kami untuk lebih kreatif dan inovatif,” ujar Rachman usai menerima piala IPMA.

Menurut Rachman, tren perubahan pola konsumsi media di Indonesia terlebih di daerah, memaksa media cetak mengemas konten dengan sebaik mungkin. “Salah satunya melalui cover yang menarik,” ujarnya.

Sebagai informasi, penghargaan ini diberikan untuk merangsang media cetak untuk lebih kreatif mengemas konten. Salah satunya melalui tampilan sampul yang menarik. Kompetisi ini merupakan salah satu wahana mengukur capaian karya jurnalistik media cetak melalui kerja yang inovatif dan menginspirasi.

Selain dua penghargaan IPMA dan IYRA, Bontang Post juga menerima Sertifikat Standar Perusahaan Pers anggota SPS yang telah lolos verifikasi oleh Dewan Pers.

Dengan demikian, Bontang Post menyusul media-media yang sebelumnya sudah terverifikasi dan diumumkan saat perayaan Hari Pers Nasional (HPN), 9 Februari 2017 lalu.

Untuk menjadi media yang diakui legalitasnya memang tidak gampang. Bontang Post harus memenuhi 17 persyaratan yang sudah ditetapkan untuk membangun dan mengelola perusahaan pers. Di antaranya, berbadan hukum, memiliki modal tertentu, hingga memiliki wartawan yang dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Satu saja tidak lolos, maka perusahaan pers belum bisa diverifikasi sebagai media yang diakui Dewan Pers.

Tujuan verifikasi itu baik. Perusahaan pers mestilah dibangun secara profesional dengan tetap menjaga idealismenya. Masih banyak pers yang memang tidak layak lolos verifikasi, dengan berbagai kelemahannya.

Di Indonesia, sedikitnya kini ada sekitar 500 media cetak, belum termasuk media online yang jumahnya ribuan.

Direktur Bontang Post, Agus Susanto mengatakan, terverifikasinya perusahaan media terbesar di Bontang-Kutim itu diharapkan bisa memberi motivasi untuk terus berkarya dan melahirkan produk-produk tulisan serta foto yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

“Butuh kerja keras untuk melengkapi persyaratan yang harus dipenuhi. Alhamdulillah, Bontang Post terverifikasi. Sekarang, fokus kami adalah peningkatan kualitas produk,” kata Agus yang juga ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang itu. (rw)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Back to top button