Advertorial

Raperda KEK MBTK Terus Digodok 

SANGATTA – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Administrasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) saat ini terus digodok. Hal tersebut terus diupayakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim melalui tim pansus, agar pada tahun ini, raperda tersebut dapat segera menjadi perda dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kutim.

Anggota Pansus KEK MBTK, Hasbullah menjelaskan, dalam meningkatkan PAD berbagai cara dilakukan Pemkab Kutim dan DPRD. Seperti mengupayakan Raperda KEK MBTK pada tahun ini. Sejatinya perda tersebut terus digodok hingga kini karena diyakini dapat menumbuhkan perekonomian di Kutim yang semakin baik dan maju ke depan.

Bahkan, dalam mendukung percepatan tersebut, pihaknya sudah melakukan studi banding ke KEK Palu pada tahun lalu. Di sana, Hasbullah mengaku pihaknya banyak mendapat masukan. Mulai dari pembentukan administrator, lahan, badan usaha dan operasional, pembiayaan untuk KEK, hingga kerja sama dengan negara lain.

“Kami memilih KEK Palu, karena kami mendengar perkembangan ekonomi di sana sudah sangat baik,” jelasnya, Selasa (6/3) kemarin.

Pria yang juga Ketua Komisi B DPRD Kutim ini menambahkan, bukan hanya studi banding, dalam percepatan tersebut. Bupati Kutim Ismunandar bersama Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) sudah pula melakukan pertemuan dengan deputi bidang percepatan infrastruktur dan pengembangan wilayah.

“Sekarang masih tahap proses, tapi kami yakin raperda tersebut akan segera selesai dalam waktu dekat ini,” tutupnya. (ver/adv)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Baca Juga

Close
Back to top button