Olahraga

Pelti Bontang Cari Atlet Porprov

BONTANG – Mempersiapkan keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Kaltim ke-VI , cabang olahraga (cabor) tenis akan mengadakan seleksi. Ketua Pengurus Daerah Bontang Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Muslimin mengatakan, seleksi akan berlangsung dalam waktu dekat.

Nantinya, seleksi dijadikan ajang tolok ukur guna menjaring atlet berprestasi yang ada. Meskipun, kini Pelti telah mempunyai data atlet potensial untuk didaftarkan ikut Porprov. “Kami mau seleksi mana yang bagus di Bontang. Sebenarnya kami sudah ada data pemain tetapi tidak adil kalau menggunakan patokan itu,” kata Muslimin saat dihubungi Bontang Post, Rabu (14/3).

Ia mendengar adanya perubahan regulasi yang mengatur pemain di Porprov kali ini. Bahwa umur pemain tidak dibatasi. Hal ini berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, di mana usia maksimal atlet ialah 21 tahun.

Menurut Muslimin, setiap kelompok umur memiliki keunggulan masing-masing. Bila atlet masuk kategori usia lanjut, maka pengalaman bertanding sudah teruji. Sedangkan untuk atlet muda dapat diandalkan dalam fisiknya.

“Nanti tergantung dari seleksi siapa-siapa yang akan dibawa ke Porprov,” ucap pria yang juga duduk sebagai anggota DPRD ini.

Berkaitan dengan kuota atlet, belum bisa dipastikannya. Hal ini bergantung pada hasil pertemuan yang dihelat oleh Pengurus Daerah Pelti Kaltim dalam waktu dekat. Pada rapat itu juga bakal dibahas mengenai kesiapan tuan rumah sehubungan dengan venue pertandingan cabor tenis.

Perihal target yang dipatok, Muslimin juga belum bisa memberikan keterangan. Dalam waktu dekat pula akan memanggil segenap pengurus untuk melakukan rapat konsolidasi. Rencananya pertemuan juga akan membahas persiapan pemusatan latihan. Rencananya, Pelti Bontang juga akan menggelar program trainning center (TC) bulan depan.

“Target dapat dilihat dari hasil TC nanti. Siapa tahu pemain andalan yang kami targetkan ternyata di hari pelaksanaan mengalami kendala, itu bisa jadi persoalan,” tuturnya.

Lamanya TC disesuaikan dengan anggaran yang ada. Kendari demikian Pelti Bontang tidak mempermasalahkan belum kunjung turunnya anggaran dari KONI Bontang. Kemungkinan untuk menghemat biaya, pengurus bakal memadatkan jadwal. “Hasil rembuk pengurus yang ada idealnya seperti apa, belum bisa saya tentukan,” pungkasnya. (*/ak)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Back to top button