Breaking News

APK Pilgub Mulai Penuhi Kota 

SAMARINDA – Berbagai lokasi di Samarinda sudah dipasang Alat Peraga Kampanye (APK) dari empat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. Di antara APK yang sudah dipasang yakni berupa spanduk dan baliho.

Dari pantauan Metro Samarinda, APK yang dipasang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim tersebut tersebar di Jalan Ahmad Yani, Jalan Bhayangkara, Jalan Pahlawan, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Ulin Teluk Lerong, dan beberapa titik lainnya.

Sekretaris KPU Kaltim, Syarifuddin Rusli membenarkan bahwa KPU sudah mulai memasang APK yang berasal dari penyelenggara pemilu. Pemasangan ini menyusul selesainya pencetakan dan pengiriman seluruh APK yang dicetak KPU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Sudah kami bagi semua. Kami salurkan hari ini (kemarin, Red.) dan tim paslon juga sudah mengambil mulai kemarin (Jumat, Red.). Insyallah besok (hari ini, Red.) sudah diambil semua,” ungkapnya, Sabtu (31/3) kemarin.

SUDAH DIPASANG: Pengendara motor melintasi spanduk APK pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim sudah di salah satu titik di Samarinda.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Kata dia, selama proses pengiriman dan penyaluran APK dan bahan kampanye, KPU tak menemui kendala yang berarti. Hingga proses penyaluran Jumat (30/3) lalu, seluruh perwakilan paslon sudah berbondong-bondong mengambil bahan kampanye dari KPU.

“Karena semua masalah bisa diatasi dengan baik, kami akan segera salurkan dan pasang APK yang menjadi hak empat paslon. Sekarang (kemarin, Red.) sedang proses pembagian,” katanya.

Dijelaskan Rusli, semua APK yang berasal dari KPU akan dipasang oleh KPU kabupaten/kota. Mulai dari biaya pencetakan, pembuatan rangka, hingga pemasangan APK menjadi tanggungan KPU. Sementara untuk pengamanan dan pemeliharaan diserahkan pada tim paslon.

Rusli menepis isu yang beredar bahwa APK dari KPU akan dipasang menggunakan rangka yang terbuat dari besi. Namun dia membenarkan bila rencana tersebut sempat dipertimbangkan untuk diterapkan.

“Memang ada rencana baliho dipasang dengan rangka besi. Tapi sesuai keadaan keuangan KPU kabupaten/kota, maka kami gunakan rangka yang terbuat dari kayu. Sementara pemasangan spanduk, rangkanya disesuaikan dengan dana yang ada,” ucap pria yang karib disapa Ambi ini.

Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Samarinda, Abdul Muin mengungkapkan, setelah pemasangan APK oleh KPU, pihaknya akan meningkatkan pengawasan. Karena seluruh APK yang dipasang KPU sudah memiliki kode tersendiri.

“Salah satu tandanya sudah dilubangi oleh KPU. Kemudian dipasang menggunakan kayu yang memanjang. Rata-rata ada kodenya. Jadi bisa dibedakan,” beber Muin.

Kata dia, Panwaslu akan selalu berkoordinasi dengan KPU untuk mengawasi seluruh APK yang telah terpasang. Dalam hal ini KPU sudah diberi tahu terkait kode dan tempat pemasangannya.

Diwartakan sebelumnya, dana sebesar Rp 9,24 miliar digelontorkan panitia penyelenggaran pemilu untuk menyuplai kebutuhan APK empat paslon. Anggaran itu digunakan untuk pengadaan 200 baliho berukuran 4×6 meter. Baliho tersebut akan dipasang di 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Setiap paslon mendapatkan lima baliho di masing-masing kabupaten/kota. Dengan demikian, jumlahnya mencapai 200 lembar. Selain itu ada APK berbentuk spanduk berukuran 1×5 meter berjumlah delapan lembar di setiap desa/kelurahan. Dari dana itu KPU juga mencetakkan umbul-umbul dengan ukuran 1×5 meter. Setiap kecamatan masing-masing akan dipasang 80 lembar.

Sedangkan bahan kampanye meliputi selebaran ukuran 8,25×21 sentimeter, brosur ukuran 21×29,7 sentimeter, pamflet ukuran 21x 29,7 sentimeter, dan poster ukuran 40×60 sentimeter. Jumlahnya mencapai 1.116.280 lembar. Jika dikalkulasi dengan empat paslon, maka akan ada 4.465.120 lembar bahan kampanye. (*/um)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Back to top button