Breaking News

Pimpinan OPD Wajib Belanja di PIS

SANGATTA – Bupati Kutim Ismunandar meminta kepada semua pimpinan  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk pegawai agar berbelanja di Pasar Induk Sangatta (PIS).

Tidak hanya pimpinan,  akan tetapi semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Pemkab Kutim.

Khusus kepala OPD,  Bupati memberikan kewajiban 100 kupon harus dibelanjakan di PIS. Bukti pembelian tersebut harus dilaporkan dalam setiap bulannya kepada Sekda.

“Jadi semua kepala OPD wajib belanja di PIS. Jangan belanja di Samarinda. Kalau 100 kupon dikali Rp 20 ribu,  hanya Rp 2 juta saja,” kata Ismu.

Tidak hanya pegawai,  Bupati juga meminta kepada karyawan perusahaan agar berbelanja di PIS, khususnya Kaltim Prima Coal (KPC). Jika semua berbelanja di PIS, maka pasar akan ramai. Tentu saja,  akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:  Kebutuhan Darah O Paling Tinggi, UTD PMI  Pastikan Stok Aman 

“Karyawan KPC juga kami minta belanja di PIS. Kami akan biarkan surat edaran. Jadi semua masyarakat Sangatta Utara wajib belanja di PIS. Sehingga pasar kita ramai, ” kata Ismu.

Katanya,  keadaan PIS saat ini jauh lebih ramai dari sebelumnya. Untuk menambah keramaian tersebut,  Bupati kembali menyediakan lima unit Angkutan Kota (Angkot) untuk melayani rute PIS. Kemudian,  menyediakan kupon undian seperti sebelumnya,  dan pasar memberikan pelayanan  kepada masyarakat hingga sore hari.

“Jadi berbagai cara kami lakukan untuk membuat pasar ramai. Termasuk membuka akses putaran pendekat. Jadi kalau mau ke PIS,  tidak jauh lagi,” katanya.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Kutim,  Hermin Atreleni juga meminta kepada masyarakat agar seluruhnya dapat berbelanja di PIS. Termasuk semua pegawai Kutim dan perusahaan.

Baca Juga:  Khawatir Pendatang Masuk Kutim, Arus Balik Dijaga Dishub

“Mari kita ramaikan pasar.  Kami juga akan melayani hingga sore. Jadi tak ada alasan lagi kalau pasar hanya buka sampai siang. Akses putaran pendekat juga sudah dipenuhi,” kata Hermin.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Zaini meminta  kepada asosiasi pasar agar dapat merangkul semua pedagang pasar di Kutim.  Seperti pedagang Sangkulirang dan Muara Wahau.

“Kami juga perlu sampaikan bahwa tahun ini akan kembali dibangun empat pasar. Yakni pasar Karangan,  Kaliorang,  Sangkima dan Telen. Jadi semua bisa dirangkul,” katanya. (dy)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close