Breaking News

WADUH!!! Tidak Berfungsi, Pasar Dijadikan Gudang 

SANGATTA – Kondisi pasar Sangatta Selatan yang tidak digunakan sebagai mana mestinya oleh pedagang. Minimnya koordinasi antar pemerintah dan pengelola pasar menjadi salah satu penyebab tempat jualan beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Camat Sangatta Selatan, Hasdiah. Dia mengatakan pihaknya sedang berupaya mencari solusi atas permasalahan itu.

“Dahulu memang sempat kami lakukan pengamanan yang bekerjasama dengan Satpol PP.
Tetapi setelah tiga bulan berjalan diberhentikan. Kami masih mau cari solusi lain. Rencananya akan duduk bareng bersama pedagang,” katanya saat di konfirmasi, Selasa (1/5).

Dia menjelaskan telah menyampaikan secara lisan pada pengelola pasar perihal rencana kedepan. Agar dapat digunakan oleh seluruh pedagang. Banyaknya penjual melapak di luar pasar dan menolak berjualan di dalam, dengan alasan tidak mendapat keuntungan.

“Iya memang koordinasi kami kurang. Hanya saja saya sudah berupaya menyampaikan pada pengelola untuk membahas hal seperti ini. Agar pasar tidak hanya dijadikan gudang saja. Kami pun masih menunggu arahan dari bupati, semoga saja pasar bisa diperluas,” terangnya.

Menurutnya untuk mencari solusi tidaklah mudah. Dirinya mengaku merasa bingung jika harus kembali diamankan. Pasalnya hal tersebut dirasa tidak efektif.
“Diamankan pun dirasa kurang berdampak. Karena kami belum punya tempat peralihan. Jadi satu-satunya solusi kami biarkan saja,” ujarnya.

Banyaknya warga yang mengeluhkan kondisi jalan yang dipadati pedagang, menjadi salah satu kendala yang juga ia rasakan. Serupa dengan permasalahan pasar, masalah itupun menjadi skala prioritas.
“Banyak sekali warga yang mengeluh, jalan sudah memadai namun banyak pedagang yang menghalangi jalur lintasan,” tandasnya.

Berbeda, Kepala Satpol PP Kutim, Arif mengatakan pernah membantu melakukan pengamanan selama tiga bulan. Namun saat ini sudah tidak dilakukan lagi.
“Kami memang pernah membantu penertiban. Saat ini memang sudah berhenti. Tapi jika camatnya meminta lagi, kami siap,” tutupnya. (*/la)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button