Kaltim

Mahyudin Sesalkan Tuduhan Media 

SAMARINDA – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Mahyudin menyesalkan pemberitaan yang menilai secara sepihak dirinya tidak perhatian terhadap media lokal. Sebab selama ini dirinya sangat terbuka dengan seluruh awak media.

Di sisi lain, pemberitaan tersebut tanpa terlebih dulu mengonfirmasi pada dirinya. Seharusnya setiap wartawan yang menulis dan mempublikasi berita, terlebih dulu menanyakan padanya. Hal ini menanggapi pemberitaan yang dipublikasi media indcyber.com, yang terkesan menyudutkannya.

“Sebenarnya saya tidak masalah dengan pemberitaan itu. Tetapi karena ini sudah disebar dan dibaca banyak orang, maka saya harus mengklarifikasnya,” kata politisi senior Partai Golkar itu, Senin (4/6) kemarin.

Dia menjelaskan, pemberitaan tersebut pada dasarnya tidak membawa efek buruk baginya. Melainkan akan membawa citra kurang baik bagi media massa yang cenderung tidak mengindahkan etika jurnalistik.

“Kualitas wartawannya akan dipertanyakan. Karena berita itu narasumbernya hanya panitia kegiatan. Dia tidak menanyakan langsung pada saya. Lagi pula, judulnya begitu, yang ditanyakan orang lain. Apalagi nama panitia itu tidak disebutkan namanya. Ini sama saja menulis tanpa dasar,” tegasnya.

Pemberitaan yang menyudutkan dirinya tidak perhatian pada media lokal, lanjut dia, tidak memiliki alasan. Sebab sebelumnya, dalam kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan pada Sabtu (2/6) lalu, Mahyudin sempat diwawancarai beberapa wartawan media lokal.

“Lalu tidak perhatiannya di mana? Urusan saya dengan wartawan hanya memberikan jawaban. Saya sudah penuhi itu. Di mana tidak perhatiannya? Kalau urusan lain, itu kaitannya dengan panitia. Kenapa saya yang disalahkan?” tanyanya heran.

Mahyudin berpendapat, pemberitaan tersebut terkesan tendensius. Dengan catatan, hanya berdasarkan opini pribadi penulis atau wartawan media daring terkait. Hal itu dibuktikan dengan kata dan kalimat “tidak perhatian” dan “jumawa” yang disertakan dalam berita tersebut.

“Makanya saya sesalkan itu. Saya minta Dewan Pers menindak media yang tidak terdaftar dan wartawan yang tidak menjalankan etika jurnalistik. Kalau dibiarkan bisa membawa citra buruk bagi insan pers,” katanya.

Wartawan indcyber.com, Slamet mengaku akan mempertanggungjawabkan pemberitaan tersebut. Jika nanti dirinya dipanggil Mahyudin untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut, maka dirinya akan memenuhinya. “Saya hadapi saja. Kenyataannya memang begitu,” ucapnya.

Pemberitaan indcyber.com sempat menjadi buah bibir di beberapa grup whatsapp. Antara lain di grup viral Kaltim dan Jurnalis Kaltim. Ada yang menilai, pemberitaan media daring tersebut terkesan tendensius dan tak memiliki dasar yang kuat. (*/um)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button