Bontang

Bus Mudik Layak Angkut

BONTANG – Demi mengamankan arus mudik lebaran tahun 2018, Sat lantas Polres Bontang menggelar pengecekan kelayakan angkutan darat. Tak hanya kendaraan, para sopir pun tak luput dari pengecekan kadar alkohol.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas Polres Bontang AKP Irawan Setyono mengatakan, pihaknya memastikan seluruh perangkat vital kendaraan yang digunakan untuk mudik lebaran berfungsi dengan baik. Mengingat untuk antisipasi pencegahan fatalitas kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama mudik lebaran Idulfitri 1439 Hijriah.

“Kami melakukan pengecekan angkutan umum, mulai dari rem, lampu sen, lampu utama, maupun perangkat lainnya,” jelas Irawan di Terminal Bus Bontang Kilometer 6, Sabtu (09/6) lalu.

Selain pengecekan kendaraan, Irawan mengatakan pihaknya juga melakukan pengecekan kadar alkohol khususnya bagi pengemudi bus atau angkutan umum. Hal tersebut dimaksudkan untuk memastikan para pengemudi tidak mengkonsumsi alkohol di atas 10 persen.

PENGECEKAN: Polres Bontang dan Dishub Bontang mengecek kelayakan seluruh angkutan umum yang digunakan untuk mudik lebaran demi keamanan para penumpang. (IST)

“Hasilnya, tidak ada pengemudi yang terdapat kadar alkohol dari batas yang ditentukan,” ujarnya.

Irawan mengimbau agar para pengemudi angkutan umum agar selama momen mudik lebaran ini selalu menjaga kesehatannya. Terutama, mereka tidak mengkonsumsi alkohol yang dapat menjadi penyebab kecelakan. Sehingga diharapkan di momen mudik lebaran tahun 2018 ini, seluruh angkutan mudik bisa selamat di perjalanan sampai tujuan.

“Jangan mengonsumsi alkohol sebelum membawa kendaraan, sebab keamanan dan keselamatan penumpang yang paling utama. Intinya tetap tertib dan disiplin berlalulintas,” imbaunya.

Kegiatan pengecekan kelayakan kendaraan angkutan umum serta pengemudi atau sopir angkutan umum merupakan bagian dari Operasi Ketupat Mahakam Tahun 2018. Selain upaya tersebut, Polres Bontang juga telah menyiapkan sejumlah Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Pos-pos tersebut, kata Irawan bisa dimanfaatkan para pemudik sebagai tempat istirahat. Mengingat terdapat petugas medis dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) juga pelayanan lainnya.

“Pada pos-pos pelayanan dan pengamanan dilengkapi dengan fasilitas seperti pemadam kebakaran dan ambulans, juga berbagai jenis pelayanan lainnya. Sehingga jika warga Bontang ingin sekedar beristirahat bisa berhenti di pos pelayanan atau pengaman,” pungkasnya.(mga)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button