Breaking News

8 Calon DPD untuk Kaltim Lolos Verifikasi Faktual

SANGATTA – Dari 32 calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk Kaltim, 26 calon asal Kutim,  hanya delapan yang dinyatakan lolos verifikasi faktual.

Dari delapan calon tersebut dua orang dari Kutim. Satu diantaranya Rusmiati.  Rusmiati merupakan mantan Ketua KPU Kutim.

Dikatakan Andi Arafah, Komisioner KPU Kutim, meskipun belum lolos verifikasi faktual tahap pertama, namun KPU memberikan kesempatan perbaikan pada tahap kedua.

“Tahap 1 adalah verifikasi. Secara global untuk wilayah Kaltim, hanya delapan yang lolos. Selebihnya masih dalam tahap perbaikan,” ujar pria yang berprofesi sebagai ustaz itu.

Katanya, mereka yang belum lolos masih diberikan kesempatan hingga 24 Juli mendatang. Ini merupakan langkah memudahkan para calon, agar dapat bertarung dengan calon lainnya yang sudah lolos terlebih dahulu.

“Masih diberikan kesempatan. Mulai dari 21-24 Juli.  Penyerahan berkas kembali. Ini memudahkan calon,” kata Arafah.

Katanya, syarat yang belum terpenuhi ialah kurangnya dukungan dari masyarakat yang diambil dari.  Sedangkan lainnya sudah 10 Kabupaten kota atau paling sedikit 5 Kabupaten kota untuk Kutim.

“Kalau yang lain sudah aman. Tinggal syarat dukungan saja lagi. Saya yakin bisa semua. Kemungkinan besar lolos semua,” katanya.

Jika sudah dinyatakan lolos sepenuhnya, kemudian dilanjutkan dengan tahap pencalonan. Tahap pencalonan dimulai pada 9-11 Agustus.  Tahapan ini kembali memerlukan seleksi. Karena harus memenuhi syarat kedua, seperti keterangan bebas narkoba, kesehatan, legalitas pendidikan dan lainnya.

“Setelah itu penetapan pada  20 September. Jadi semua memiliki  kesempatan untuk lolos,” katanya.

Untuk diketahui,  dari 32 calon tersebut,  mereka semua akan merebutkan empat kursi. Artinya, akan ada 28 orang yang tersingkir usai pertarungan tersebut. (dy)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button