Advertorial

Pupuk Kaltim Lepas Liarkan Seekor Orang utan  

BONTANG – Berawal dari laporan yang diterima Departemen Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) ke Departemen Lingkungan Hidup (LH) Pupuk Kaltim, Selasa (7/8), Security Pupuk Kaltim melaporkan telah melihat pergerakan seekor orang utan di dahan pohon ketapang, 6 Agustus malam lalu dari penjaga pos di Dermaga 4 Tursina Pupuk Kaltim.

Departemen LH bergegas menurunkan tim guna mengamati lokasi munculnya orang utan tersebut. Dikarenakan lokasi  penemuan orang utan berdekatan dengan pabrik, khawatir berpotensi bahaya. Memutuskan adanya penanganan cepat, berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Kutai (TNK) kota Bontang. Sebagai tindak lanjut keberadaan orang utan di kawasan Pupuk Kaltim. Selanjutnya tim Pupuk Kaltim dan TNK Bontang berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur.

Pengamatan dilakukan hingga larut malam, karena keberadaan orang utan berpindah masuk ke dalam hutan. Tim melanjutkan pencarian hingga Rabu (8/8). Berkat kerja sama yang baik antara Pupuk Kaltim dengan TNK Bontang, pada akhirnya orang utan berhasil tertangani ketika hendak menaiki pagar perusahaan Joint Venture Company (JVC).

Pupuk Kaltim menyerah terimakan  orang utan ke TNK Bontang, dan selanjutnya dilakukan pengecekan kesehatan oleh Drh Vidi Saputra dari BKSDA Kaltim. Dinyatakan baik dan sehat, Kamis (9/8) kemarin, orang utan siap dilepas liarkan di Hutan TNK, Sangkima.

Saat pelepasan berlangsung, GM Umum Pupuk Kaltim Nur Sahid menyatakan timnya berhasil menangkap orang utan dengan sangat baik, tanpa mencederai primata tersebut. Ia menambahkan, jika orang utan sampai masuk ke pabrik, tentu sangat fatal dan membahayakan banyak pihak. Begitu pula ketika sampai masuk ke pemukiman penduduk.

“Kami berharap orang utan dapat kembali ke habitat asalnya dengan sehat dan selamat. Selain itu, kami merasa bangga bahwa Pupuk Kaltim dapat membantu menjaga, melindungi, dan menyelamatkan salah satu primata yang dilindungi oleh Negara,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai TNK Nur Patria Kurniawan melalui Dede Nurhidayat selaku Pengendali Ekosistem Hutan mengucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang telah membantu menyelamatkan satwa liar, salah satunya orang utan. Pelepasan ini merupakan upaya menyelamatkan konflik antara satwa liar dengan manusia. Selain itu juga akan menambah jumlah koleksi dan populasi dari keberadaan orang utan di wilayah kawasan TNK.

“Kami berharap masyarakat lebih sadar akan keberadaan satwa liar terutama satwa yang sangat dilindungi. Pada kesempatan baik ini juga, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan upaya-upaya melukai, bahkan sampai membunuh satwa dilindungi ini,” harap Dede. (ad/ra/adv).

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button