Kaltim

Syafruddin Pasang Badan di Dapil Balikpapan

SAMARINDA – Perebutan kursi wakil rakyat Kaltim di daerah pemilihan (dapil) dua Balikpapan dipastikan berjalan alot. Dapil yang dianggap memiliki tingkat persaingan tinggi tersebut diisi oleh para calon yang memiliki basis massa yang telah dibangun sejak lama. Sehingga, Balikpapan disebut sebagai salah satu dapil “neraka” di pemilu 2019.

Eddy Sunardi Darmawan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan, salah satu calon anggota legislatif di dapil Balikpapan, tentu saja tidak lagi asing di mata masyarakat Kota Minyak.

Sebab pada 2014, Eddy mencalonkan diri di dapil tersebut. Karenanya, kini anggota DPRD Kaltim itu sudah membangun jejaring dan dukungan di masyarakat. Sehingga tidak begitu sulit mengenalnya di tengah pemilih di Balikpapan.

Lalu, Syafruddin yang sebelumnya pernah mencalonkan diri di dapil enam Kutai Timur, Bontang, dan Berau, kini memilih untuk bersaing di dapil dua.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim itu membenarkan, bahwa Balikpapan merupakan dapil yang akan menjadi ladang persaingan berat bagi calon legislatif. “Tetapi saya harus siap dengan segala resiko dan konsekuensi, juga segala macam tantangannya,” sebutnya, Ahad (2/9) kemarin.

Kata dia, kepindahan dirinya di dapil Balikpapan bukan sepenuhnya kemauan pribadi. Melainkan amanah pimpinan partai. “Sehingga saya harus siap kapan saja ditugaskan partai. Seorang kader partai, harus bersedia ditempatkan di daerah dan dapil manapun. Sebagai petugas partai, harus selalu siap bersaing,” tegasnya.

Sejatinya, sebagai wakil rakyat yang pernah terpilih di dapil enam, Syafruddin merasa lebih mudah bersaing di dapil enam. Sebab, di dapil tersebut dirinya telah dikenal masyarakat.

“Bahkan saya sudah membangun banyak jejaring di sana. Sudah dikenal baik oleh konstituen saya. Kalau ingin lebih mudah mendapatkan kursi, saya lebih memilih di sana. Tetapi ini kan perintah partai. Jadi saya harus ikuti,” tuturnya.

Meski masuk di dapil baru, Syafruddin yakin PKB akan mendapatkan satu kursi di Balikpapan. Sebab hingga kini, dirinya gencar bertatap muka, menyerap aspirasi, dan berdialog dengan masyarakat.

“Saya utamakan silaturahmi. Sampai sekarang, saya sudah datang di lebih dari 200 titik. Ini belum masa kampanye. Kalau sudah masuk masa kampanye, saya akan lebih gencar lagi. Saya targetnya bertemu dengan masyarakat di seribu titik,” katanya.

Memasuki dapil baru, lanjut dia, memang tidak selamanya mudah. Harus bekerja keras untuk mengenalkan diri, mencari simpati masyarakat, dan membangun komitmen dengan pemilih.

“Di dapil mana saja, memang pasti ada persaingan. Namanya juga bersaing, pasti ada berat dan mudahnya. Karena di sini calonnya banyak. Sudah dikenal di masyarakat. Tetapi dengan keyakinan dan kerja keras, saya yakin akan mendapatkan banyak suara di Balikpapan,” ucapnya. (*/um)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button