Bontang

Penertiban Sasar 118 Pedagang 

Penertiban pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun pun dilakukan Senin (10/9) kemarin menyasar 118 pedagang mulai dari simpang tiga Pasar Rawa Indah hingga depan Stadion Bessai Berinta.

Dikatakan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Asdar Ibrahim, kegiatan ini melibatkan staf Diskop-UKMP, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Koramil, Kecamatan Bontang Selatan, hingga jajaran Kelurahan. “Total sekira 70 personel dikerahkan dalam kegiatan penertiban dan penataan ini,” kata Asdar.

Asdar menjelaskan batas penertiban ialah ujung parit terdalam. Bilamana terdapat bagian bangunan yang melewati batas tersebut, maka wajib untuk dirobohkan. Hal ini termasuk atap lapak milik pedagang. “Sesuai kesepakatan, batas penertiban dan penataan untuk estetika itu parit terdalam di sepanjang trotoar. Ketika dia berada di atas parit itu harus ditertibkan,” ujarnya.

Sementara kepada pemilik lapak yang berbahan dasar besi maupun pondasi, petugas memberikan tenggat waktu dua pekan. Selama kurun waktu tersebut, tim gabungan akan melakukan patroli di kawasan itu. Bahkan posko tim pun sudah berdiri di halaman parkir bangunan sementara Pasar Rawa Indah. “Rabu (12/9) pagi kami turun lagi sampai benar-benar warga memahami estetika kota dan membuat nyaman konsumen yang ingin melakukan transaksi pembelian,” tukasnya. (ak)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button