Kaltim

Disperkim Anggarkan Rp 100 juta di APBD Perubahan 

SAMARINDA – Keadaan paving blok yang berada di kawasan Taman Samarendah banyak dikeluhkan warga. Pasalnya, beberapa bagian paving blok mengalami penurunan hingga membuat kondisi jalan seperti berlubang dan menyulitkan warga yang melintas.

Selain itu, jika turun hujan, kawasan yang mengalami penurunan itu pun kerap tergenang banjir dan dapat membahayakan pengendara yang melintas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Samarinda, Dadang Airlangga mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki bagian paving blok yang rusak. Bahkan, biaya perbaikan paving blok tersebut juga telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2018.

“Kami minta di anggaran APBD Perubahan sekira Rp 100 juta. Tapi anggaran itu untuk memperbaiki paving yang rusaknya parah dulu. Kemarin Pak Wali (Syaahrie Jaang, Red) telah menyetujui. Kami tidak melihat SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, Red) mana, yang jelas kami mencoba menggeser beberapa kegiatan yang belum terlaksana dan dananya kami alokasikan ke situ. Semoga disetujui,” tutur dia, saat disambangi media ini di ruangannya di kawasan Balai Kota Samarinda, Jumat (14/9) kemarin.

Setelah anggaran disetujui, imbuh dia, nantinya Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda yang akan memilah, apakah perbaikan tersebut akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) atau Disperkim.

“Karena kan anggarannya juga kecil. Yang jelas kami hanya ingin kerusakan ini ditangani dulu,” ucapnya.

Dalam perbaikan paving blok nantinya, Dadang berkata, yang menjadi priotias perbaikan adalah yang berada di belokan Jalan Bhayangkara dan disamping Disdukcapil Samarinda. Pasalnya, kedua kawasan tersebutlah yang mengalami kerusakan paling parah.

“Kalau yang disamping museum itu masih bagus. Di depan rumah jabatan wakil gubernur juga masih bagus. Nanti kami menambah lapisan pasir dan mengganti pavingnya,” beber dia.

Lebih lanjut, Dadang menerangkan, kawasan tersebut sebenarnya memang ditata sedemikian rupa, dengan tujuan agar menjadi salah satu ciri khas Taman Samarendah. Namun, karena saat ini telah mengalami penurunan maka pihaknya akan memperbaiki sembari mempercantik paving blok. Bahkan, saat ini pihaknya sedang mencari produsen paving untuk menghias jalan tersebut agar lebih indah.

“Kemarin Pak Wali mau menghias paving tersebut seperti pola bunga dan rencananya akan menggunakan dana CSR (corporate social responsibility, Red). Sekarang kami sedang mencari, sudah ada satu yang menyambut. Yang lain belum ada yang respon. Begitupun dengan pembangunan semacam gazebo maupun bangku taman, Pak Wali juga mintanya dari dana CSR,” pungkasnya. (*/dev)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button