Kaltim

Kejati Bantah Keluarkan Rekomendasi Terkait Pengawasan Pembangunan Proyek Masjid di Kinibalu 

SAMARINDA – Pemasangan plang yang menyebut bahwa proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu dikawal oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim sempat membuat warga heboh. Pasalnya, warga tidak mengetahui kapan dan siapa yang memasang plang tersebut.

Hal ini pun membuat keadaan di Lapangan Kinibalu kian memanas. Warga yang tidak terima langsung mendatangi kantor Kejati Kaltim di Jalan Bung Tomo, Rabu (19/9) kemarin.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Kaltim, Acin Muksin, menegaskan, plang tersebut bukan dipasang oleh pihaknya. Kendati demikian, Pemprov Kaltim memang telah mengajukan permohonan pengawasan, hanya saja belum disetujui Kejati Kaltim.

“Itu yang memasang bukan kami. Mereka memang pernah mengajukan permohonan untuk pendampingan atau pengawalan atas proyek tersebut sejak 8 Mei  lalu. Namun rekomendasi belum keluar karena berkas belum lengkap,” kata dia, Kamis (20/9) kemarin.

Pria yang lebih akrab disapa Acin in berkata, kalau ingin mendapat rekomendasi maka yang pertama harus dilakukan adalah tertib administrasi dulu. Sehingga, ia pun meminta kepada Pemprov Kaltim untuk melengkapi persyaratan agar mendapatkan legalitas pembangunan Masjid di Lapangan Kinibalu.

“Kami tidak akan melakukan pengawalan jika berkasnya belum lengkap. Seajuh ini, sudah ada 31 proyek pemprov yang kami lakukan pengawalan di antaranya Jembatan Kembar dan Tol Samarinda-Balikpapan. Kalau proyek di Lapangan Kinibalu memang belum,” ujarnya.

Sehingga, ia menyebut, mengenai plang bodong di lapangan Kinibalu tersebut bukan tanggung jawab pihaknya. Menurutnya, Kejati Kaltim hanya memiliki wewenang dalam hal yuridis atau persoalan hukum. Sedangkan mengenai penertiban pelang bodong itu, nanti akan menjadi tanggung jawab penertib peraturan daerah (perda).

“Kami hanya bisa mengeluarkan rekomendasi mengenai penertiban plang itu. Yang berhak menindaknya nanti pihak Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja, Red.),” ujarnya.

Pantauan media ini, plang bodong tersebut tidak terlihat lagi di sekitar lapangan Kinibalu. Beberapa Satpol PP yang ditanya pun tidak mengetahui kapan dan siapa yang mencopot plang tersebut.

Menurut Ketua Ikatan Putra Daerah Peduli (IPDP) Kaltim, Armansyah, yang berjaga di sekitar lapangan Kinibalu, ia pun tidak mengetahui kapan dan siapa yang mencopot plang tersebut. Hanya saja, menurut keterangan beberapa warga bahwa plang tersebut dicopot oleh orang tidak dikenal pada malam sebelumnya sekira pukul 20.30 Wita.

“Warga juga tidak tahu siapa yang mencopot. Hanya saja mereka melihat beberapa orang melepas plang itu tadi malam. Sebelumnya ada tiga titik yang dipasangi plang. Salah satunya di bagian depan proyek,” kata dia. (*dev)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button