Kaltim

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemerintah Samarinda Genjot Sektor Pajak 

SAMARINDA – Untuk menambah pendapatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menggenjot sektor-sektor yang punya potensi besar. Antara lain pajak penerangan jalan, pajak restoran, dan pajak bumi serta bangunan. Pasalnya, menjelang akhir tahun ke tiga sektor tersebut terus mengalami peningkatan.

Hal ini diungkapkan oleh Kasi Pendataan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, Achmad Yani, Rabu (10/10). Ia menjelaskan, sektor yang menjadi penyumbang tertinggi pendapatan daerah (PAD) berasal dari sektor penerangan jalan yang mencapai 82,83 persen. (selengkapnya lihat infografis).

“Pajak penerangan itu dibagi lagi menjadi dua kategori, ada yang berasal dari PLN dan ada juga yang non PLN. Kalau non PLN berasal dari beberapa usaha masyarakat seperti hasil genset maupun industri. Sehingga memerlukan aliran listrik lebih banyak,” ujarnya.

Selain pajak penerangan, pajak restoran juga terus meningkat dan menempati posisi kedua sebagai penyumbang pendapatan dengan presentase realisasai 88,74 persen. Hal ini pun disebut wajar, sebab perkembangan bisnis kuliner di Kota Tepian memang terbilang pesat.

“Bisa dilihat, saat ini banyak pihak yang membuka usaha di bidang kuliner. Makanya pendaptan dari pajak restoran terus meningkat,” ujarnya.

Kendati demikian, ia tidak mengelak, sampai saat ini masih ada pengusaha yang belum membayar pajak meski telah memenuhi syarat. Itu akan menjadi pekerjaan rumah Bapenda selanjutnya.

“Minimal kalau pendapatannya sudah mencapai Rp 60 juta perbulan wajib menyetor kepada pemerintah. Itu yang akan terus kami tingkatkan,” kata dia.

Yang terakhir, yakni pajak bumi bangunan di pedesaan dan perkotaan dengan presentase pencapaian 73,60 persen.  Kendati demikian, ia menyebut, sampai saat ini masih ada saja pihak yang mangkir dari tanggung jawab dalam membayar pajak walaupun sudah jatuh tempo. Hal tersebut pun menjadi permasalahan tersendiri bagi Pemkot Samarinda.

“Wajib pajak harus dibayar setiap tahun. Untuk tahun ini tenggatnya sampai Oktober. Apabila menunggak akan dikenai denda berlapis tiap bulannya. Bulan pertama 20 persen, bulan selanjutnya jadi 40 persen,” pungkasnya. (*/dev)

==Sektor Perpajakan Penyumbang PAD Samarinda==

Sektor Pajak                                          Target                                    Realisasi                                Persentase

Pajak Penerangan Jalan                       Rp 96 miliar                            Rp 79,51 miliar                       82,83 %
Pajak Restoran                                      Rp 46,900 miliar                     Rp 41,61 miliar                       88,74%
Pajak Bumi Bangunan                         Rp 37,500 miliar                     Rp 28,350 miliar                     75,60%
di Pedesaan dan Perkantoran

Total Pendapatan Daerah                   Rp2,32    miliar                       Rp1,788 miliar                        76,94 %

Sumber Data: Bapenda Samarinda

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button