Kaltim

Alphad Masuk Meja Kejari 

SAMARINDA – Kasus hukum yang menjerat Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif terus bergulir di meja hijau. Berkas hukum politisi Partai Gerindra itu telah dilimpahkan Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Jumat (16/11) kemarin.

Berita acara pemeriksaan (BAP) kasus dugaan penipuan dan penggelapan Alphad dilimpahkan di Kejari sekira pukul 08.00 Wita. Pelimpahan dan pemeriksaan Alphad kemarin mendapat penjagaan ketat dari belasan kepolisian dengan senjata lengkap.

Alphad sendiri hadir di acara pemeriksaan itu menggunakan baju oranye dan didampingi beberapa orang kuasa hukumnya. Mantan politisi Partai Golkar itu menjalani pemeriksaan sekitar satu jam. Karena sekitar pukul 09.00 Wita, Alphad terlihat telah keluar dengan dikawal penjaga untuk kemudian bermalam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Sempaja.

Anggota Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, Dwinanto Agung Wibowo membenarkan, kasus Alphad telah resmi dilimpahkan kepada pihaknya. “Alphad Syarif dijerat KUHP pasal 378 dan 372 dengan tuntutan penipuan dan penggelapan,” ungkap dia.

Kata dia, BAP yang telah dilimpahkan tersebut selanjutkan akan dipelajari dulu sebelum nantinya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Dalam kasus ini sendiri, tim JPU merupakan gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejari Samarinda.

“Setelah dilimpahkan kepada kami, proses hukum selanjutnya akan dilimpahkan kepada PN untuk penjadwalan persidangan,” kata dia.

Dwinanto belum dapat memastikan kapan berkas Alphad akan dilimpahkan ke pengadilan. Meski begitu, ia memperkirakan penjadwalan sidang sudah dapat dilakukan dalam dua pekan ke depan.

“Nanti di pengadilan akan menghadirkan sederet bukti dan para saksi. Untuk saat ini bukti yang kami miliki yakni bukti pembayaran berupa kuitansi sebanyak sepuluh lembar,” ungkapnya.

Sementara itu, Alphad yang ditemui usai menjalani proses pemeriksaan di Kejari kemarin, tidak banyak memberikan keterangan. Pria yang kini kembali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) di DPRD Samarinda periode 2019-2023 tersebut lebih memilih bungkam dan berlalu dari awak media.

“Nanti saja ya. Tunggu rilis atau pas di persidangan,” ujarnya berlalu.

Seperti diketahui, saat ini Alphad Syarif telah resmi terdaftar sebagai caleg DPRD Samarinda. Nama Alphad bahkan telah ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) caleg DPRD Samarinda.

Terkait status pelimpahan kasus Alphad di Kejari, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Ramaon Dearnov Saragih ketika dikonfirmasi media ini, mengaku belum dapat memberikan keterangan. “Nanti bisa konfirmasi sama divisi hukum dan teknis (Komisioner KPU Samarinda) saja,” ujar Ramaon ketika ditelepon media ini.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah juga belum dapat diminta konfirmasi terkait masalah hukum Alphad. Saat dihubungi melalui telepon gengamnya, Helmi tidak memberikan respon. Bahkan beberapa dari panggilan telepon media ini dimatikannya. (*/dev)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button