Breaking News

Matangkan Persiapan, Bangun Asa dari Samarinda Menuju Asia

LIGA 1 2018 menyisakan satu pekan lagi sebelum berakhir. Borneo FC sudah pasti bertahan di Liga 1 musim depan setelah bersaing di papan atas klasemen sementara kompetisi musim ini. Persiapan dan evaluasi pun sudah disusun manajemen Borneo FC demi menyongsong kompetisi musim depan. Apa saja yang jadi perhatian?

————–

“Kami sudah siapkan terobosan. Salah satunya me-launching jersey di laga terakhir melawan PS Tira (9/12). Bisa jadi kami tim pertama yang mengenalkan kostum baru untuk musim depan,” kata Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin, Sabtu (1/12) saat ditanya persiapan kompetisi musim depan.

Namun, Nabil masih merahasiakan apakah jersey ini masih memakai Nike atau berganrti apparel lainnya. “Rahasia, dong. Semua harus penasaran agar banyak yang hadir langsung ke stadion. Jadi saksi sejarah perjalanan Borneo FC,” sebutnya.

Evaluasi untuk staf pelatih jelang akhir musim turutn dilakukan. Desember ini, detail hasil kinerja tim evaluasi akan diketahui. Soal siapa yang bertahan atau tidak, akan ditentukan dari hasil evaluasi itu. “Karena kompetisi musim depan belum jelas. Setelah laga terakhir lawan PS Tira kami istirahat dulu,” kata Nabil.

Hingga pekan ke-33 musim ini, dia menilai pencapaian tim terbilang positif. Dalam hal ini, prestasi Borneo FC dari setiap musimnya selalu ada peningkatan. Pada 2016 misalnya, Borneo FC finis di peringkat sembilan. Lantas pada musim 2017 naik dua peringkat. Sekarang sudah sampai di lima besar.

“Tentu kerja yang baik dan tidak mudah. Kami bisa bersaing di papan atas dengan dukungan yang minim. Artinya pemain benar-benar berjuang untuk tim di Samarinda,” ungkapnya.

Nabil turut berbicara terkait minimnya dukungan terhadap Borneo FC musim ini. Dalam hal ini, evaluasi akan dilakukan manajemen. Beberapa strategi sebenarnya sudah diupayakan dan terus berjalan. Misalnya pada beberapa laga terakhir, pihaknya mem berikan tiket khusus pelajar. Selain itu, ada hadiah bagi yang beruntung saat jeda pertandingan.

“Insyaallah kami akan konsisten untuk terus membangkitkan animo masyarakat Samarinda. Karena Borneo FC ini juga membawa nama daerah di pentas nasional,” terangnya.

Bicara permainan dalam musim ini, Nabil menyatakan pertandingan kandang melawan Bhayangkara FC sebagai laga yang paling berkesa. Lantaran dalam laga itu, pihaknya menang 3-0. Hal ini membuat Nabil sangat terkesan. “Permainan tim sangat luar biasa dengan motivasi tinggi,” imbuhnya.

Nabil mengklaim, dirinya ingin fokuks membangun masa depan Borneo FC. Makanya dia tidak menghiraukan kabar dikandidatkannya dirinya menjadi ketua PSSI oleh warganet. Kabar ini sempat ramai dengan mengusung tagar #NabilforKetumPSSI. “PSSI biar diurus sama yang lebih berpengalaman saja,” akunya.

Adapun untuk musim depan, Nabil berharap Borneo FC dapat tampil lebih baik dari tahun ini. Dia meyakini, dengan persiapan yang lebih matang, buka tidak mungkin Pesut Etam bisa ke zona Asia.

Persiapan itu meliputi penanganan masalah penerangan Stadion Segiri. Yang  membuat Borneo FC sempat harus tampil di luar Stadion Segiri. Nabil mengungkap, Stadion Segiri sebenarnya tidak banyak persoalan. Dari verifikasi musim ini hanya penerangan yang tidak sesuai standar.

“Upaya untuk merenovasi sudah kami lakukan dengan bertemu pihak terkait. Semoga sebelum kick-off kompetisi musim depan, penerangannya sudah dipugar. Karena kami ingin selalu bermain di Stadion Segiri untuk laga kandang. Insyaallah bila berkesempatan tampil di AFC, Stadion Segiri sudah representatif sesuai standar,” tegas Nabil. (*/abi/ndy/k16/luk)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button