Olahraga

90 Menit Drama Lolos Semifinal 

SANGATTA – Tim sepak bola Bontang berhasil lolos babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim. Setelah di partai penyisihan akhir mampu mengimbangi tim Paser dalam pertandingan di Stadion Kudungga, Sabtu (8/12).

Awal laga pertandingan berlangsung dengan tempo yang cepat. Meskipun kedua tim baik Bontang maupun Paser masih sering memainkan bola di tengah lapangan. Tim Paser pun mendobrak dari sisi kiri daya serang. Sayangnya variasi serangan yang dilakukan oleh pemain nomor punggung 10 Arianto masih dapat dihalau pemain belakang tim Bontang.

Gol yang dinanti oleh tim Bontang terjadi di menit 11. Bermula dari aksi serangan balik, pemain nomor 9 Fandi Achmadsyah memberikan umpan ke sisi kanan serangan.  Pemain nomor punggung 5 Hikam berhasil melakukan sontekan ke sudut kiri gawang Paser yang dikawal oleh Andi Arie.

Enam menit berselang, tim Paser berhasil menyamakan kedudukan. Setelah Arianto berhasil melakukan tendangan mendatar ke arah sudut yang tidak dapat dijangkau kiper Bontang M Syahru Ramadhan.

Menit 20 petaka bagi Bontang berlanjut. Pemain belakang justru kedapatan wasit handsball di kotak terlarang. Alhasil, tendangan penalti diberikan kepada tim Paser. Kesempatan emas itu tidak disia-siakan oleh pemain nomor 7 Paser Aan Dwi Sumarno. Tendangan pelannya mampu mengoyakkan jala gawang Bontang.

Delapan menit kemudian, gol Paser kembali tercipta. Melalui serangan dari sisi kiri, bola diumpan menuju depan gawang. Penjagaan pemain yang tidak ketat membuat terjadi skrimit di mulut gawang. Buntutnya, pemain nomor 17 Hendri Maulana dengan mudah melakukan sontekan ke mulut gawang yang tidak terjaga. Meski menyentuh salah satu pemain lawan, tetapi si kulit bundar tetap mengucur deras ke dalam gawang. Kedudukan 1-3 membuat tim Bontang merasa tertekan. Sementara tim Paser makin percaya diri melakukan serangan.

Upaya untuk menambah kedudukan tim Paser gagal. Setelah Arianto kembali berhadapan dengan M Syahru Ramadhan. Akan tetapi, gocekannya dapat diantisipasi oleh kiper bernomor punggung 34 itu. Hingga 45 menit berlangsung kedudukan 1-3 untuk keunggulan Paser.

Awal babak kedua, Bontang langsung mendobrak. Melalui tendangan sudut oleh pemain pengganti M Adhe, bola mengarah kepada kepala penyerang Kota Taman Reinaldi. Sundulannya menuju ke kapten tim Bontang Zulkifli. Lewat tendangan kerasnya jala gawang Andi Arie kembali koyak.

Menit 51 upaya serangan balik tim Paser kembali berbuah hasil. Arianto melakukan tendangan sembari membalik badan dari luar kotak 12 pas. Sontekannya walaupun pelan tetapi tidak dapat ditepis oleh M Syahru Ramadhan. Skor pun kembali berubah 2-4.

Tim Paser kembali tampil digdaya. Setelah manuver Fanny Adamsyah berhasil dituntaskan kembali oleh penyerang andalan Paser Arianto. Skor pun menjauh 2-5. Di menit 64, tim Kota Taman memperkecil jarak. Umpan dari penyerang Bontang City FC M Reinaldi berhasil dituntaskan oleh Zulkifli.

Tiga menit berselang kembali tim Bontang mencetak gol. Tendangan dari luar kotak penalti oleh pemain pengganti Muhammad Saparuddin tidak dapat ditepis oleh Andi Arie. Arah bola meluncur deras di sudut kanan gawang.

Tambahan waktu babak kedua, tim Bontang dapat membuat kedudukan menjadi imbang. Setelah pemain belakang Paser melakukan handsball di kotak penalti. Wasit pun tidak ragu memberikan hadiah penalti. Zulkifli pun berhasil mencetak gol setelah tendangannya tidak dapat dihalau oleh Andi Arie. Hingga wasit meniup peluit. Skor tak berubah imbang 5-5.

Ditemui di ruang ganti pemain, Zulkifli mengaku pada awal laga konsentrasi rekan-rekannya buyar setelah tim lawan menyamakan kedudukan. Bahkan, untuk mengejar ketertinggalan, instruksi pelatih pun diberikan kepadanya untuk menjadi seorang penyerang.

“Awalnya saya dipasang menjadi bek. Di separuh pertandingan saya ditugaskan untuk menjadi penyerang. Saya nyaman karena situasi seperti ini sebelumnya juga pernah dilakukan,” kata Zulkifli.

Tiga gol yang dilesakkannya, menjadikan pemain yang berwarna rambut pirang ini menjadi man of the match. Ia mangaku perjuangan ini bukan semata karena kelihaiannya. “Ini perjuangan seluruh tim, bukan saya saja,” ungkapnya.

Zulkifli menargetkan agar tim Bontang mampu mencapai babak final. Di partai semifinal nanti, lawan tim Bontang masih menunggu hasil dari Kukar vs Samarinda. Hingga berita ini ditulis, kedua tim masih berlaga. (ak)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button