Bontang

Nelayan yang Hilang di Laut Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

PENCARIAN Arman (21), warga Tanjung Laut Indah yang dilaporkan hilang Sabtu (5/1/2019) malam lalu akhirnya membuahkan hasil. Sayangnya, Arman yang pergi bersama sang kakak di hari nahas itu, mesti pulang kembali ke kediamannya di Jalan Pelabuhan 2 RT 9 Tanjung Laut Indah dengan dibungkus kantung jenazah, Senin (7/1/2019).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani menjelaskan, korban ditemukan tak bernyawa di perairan sekitar Pulau Beras Basah sekira pukul 16.00 Wita. Jenazah lantas langsung dibawa ke rumah korban.

“Secara resmi melalui berita acara, kami hanya menyerahkan kepada keluarganya di rumah duka. Batas tanggung jawab kami sampai di situ saja,” kata Yani kepada BontangPost.id.

Baca Juga:  Kedua Siswa yang Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Ditemukannya jenazah Arman mengakhiri pencarian tiga hari yang telah dilakukan tim dari BPBD, dibantu tim Badan SAR Nasional (Basarnas) dan masyarakat. Pencarian terhadap pria kelahiran Arusingeng ini telah dimulai sejak Sabtu malam, ketika pertama kali dilaporkan hilang oleh M Thamrin, ketua asosiasi jasa penyeberangan kapal.

Arman dikabarkan hilang sekira magrib. Saat hendak menuju bagan ikan di sekitar perairan Beras Basah bersama kakaknya, Syahruddin menggunakan kapal. Berdasarkan informasi, korban jatuh dari bagan ikan. Posisinya di perairan Beras Basah-Selangan dengan koordinat N 0o5’47.6412” E 117o30’59.6988”.
Dalam pencarian ini, dua posko difungsikan. Yaitu posko utama di kantor BPBD Bontang dan posko kedua di kapal speed besar. Pun demikian, pencarian turut dibantu keluarga korban.

Baca Juga:  Ribuan Rumah Diterjang Banjir, 5.711 Jiwa Butuh Bantuan

Kondisi cuaca ekstrem yang sangat panas sempat menyulitkan proses pencarian korban. Apalagi ditambah gelombang besar dengan ketinggian sekira dua meter dan angin kencang. Hingga akhirnya jenazah Arman ditemukan pada pencarian hari ketiga.

Penemuan jenazah Arman ini sontak disambut isak tangis keluarga korban. Apalagi bungsu dari lima bersaudara itu dikenal berkepribadian baik. Diketahui, Arman datang ke Bontang untuk mencari pekerjaan. Setelah lulus sekolah di Sulawesi Selatan. Di Bontang, Arman semasa hidup kerap membantu kakaknya melaut dan mengantar penumpang wisatawan ke Beras Basah. (luk)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close