Nasional

Banding Ahmad Dhani Dikabulkan, Masa Tahanan Dikorting Jadi 1 Tahun

JAKARTA – Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan banding yang diajukan Ahmad Dhani dalam kasus ujaran kebencian yang menjeratnya. Sebelumnya, pentolan Dewa 19 itu divonis 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kini, hukumannya dikorting enam bulan menjadi hanya 1 tahun.

Staf Humas Pengadilan Tinggi Jakarta Johanes Suhadi menerangkan, amar putusan banding Ahmad Dhani tersebut disampaikan majelis hakim pada Rabu (13/3). Ketua majelis hakim adalah Ester Siregar. Sedangkan hakim anggotanya adalah Muhamad Yusuf dan Hidayat.

’’Pengadilan Tinggi hanya memperbaiki putusan Pengadilan Negeri, jadi hanya mengubah putusan saja, nah pertimbangan juga sudah disampaikan oleh majelis hakim kenapa jadi satu tahun,’’ jelasnya.

Pihaknya mengaku sudah menerima dan menimbang permohonan banding yang diajukan terdakwa.

’’Adapun pertimbangan hukuman penjara yang dijatuhkan kepada terdakwa dianggap terlalu berat, yakni karena penjatuhan pidana dalam perkara ini bukanlah suatu pembalasan. Akan tetapi suatu pembelajaran bagi terdakwa dan masyarakat untuk berhati-hati mengungkapkan pendapat melalui media sosial,’’ terangnya.

Sementara itu, Hendarsam Marantoko, penasihat hukum Ahmad Dhani, menilai bahwa majelis hakim di Pengadilan Tinggi Jakarta melihat ketidakadilan dalam kasus ini. Hal itu dapat dilihat dari pengurangan masa tahanan yang diberikan kepada kliennya. Namun, Hendarsam menambahkan, majelis hakim ragu-ragu membebaskan Ahmad Dhani.

’’Kalau memang membebaskan ya kenapa tidak. Kenapa ini hanya diberikan potongan masa tahanan,’’ tambahnya. Pihaknya mengaku belum puas atas korting hukuman itu. Karena itu, tim akan melakukan upaya hukum lanjutan untuk membebaskan Dhani dari penjara. (gih/wib/oni/jpg)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button