Bontang

Gunakan Jeriken untuk Mengapung, Ini Kronologi Jatuhnya Darman di Laut

BONTANG – Darman (20), nelayan asal Donggala, Sulawesi Tengah yang hilang di perairan Kota Bontang, akhirnya berhasil ditemukan usai terjatuh ke laut kurang lebih 14 jam lamanya.

Bertolak dari pelabuhan Kelurahan Berbas Pantai pukul 07.30 Wita, Kamis (11/4/2019). Saat itu korban bersama beberapa kawannya hendak menuju laut lepas untuk menjaring ikan jenis tongkol, dengan menggunakan kapal berukuran sekira 10×3 meter.

Tujuh jam lebih berlalu, baru lah diketahui jika Darman terjatuh ke laut. Kawannya tak menemukannya lagi di atas kapal. Atas kejadian tersebut, Ketua RT 16 Berbas Pantai, Sony Bramantyo, melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, pukul 19.30 Wita.

Pencarian pun dilakukan keesokan harinya, Jumat (12/4/2019). BPBD yang menurunkan belasan personil dan dibantu sejumlah unsur, mulai mencari korban pukul 08.00 Wita. Hanya membutuhkan satu jam lebih, Darman pun berhasil ditemukan di laut lepas yang terombang-ambing di tengah ombak.

“Setelah ditemukan, korban langsung kami evakuasi ke kapal untuk diberikan pertolongan pertama,” ujar Koordinator Pencarian BPBD Bontang, Arisa.

Dia menjelaskan, korban bertahan di laut selama belasan jam mengapung dengan menggunakan sebuah jeriken ukuran 30 liter. Selain itu, satu buah botol air mineral ukuran 1,5 liter juga dimasukkan ke dalam baju yang dikenakan Darman.

“Jerikennya itu bolong atasnya. Supaya tidak tenggelam, jeriken itu dibalik sehingga di dalamnya ada udara,” jelasnya.

Pria ramah senyum itu pun menyampaikan, meski Darman berada di dalam air yang cukup lama, namun tidak ada luka yang dialami. Hanya saja ia kelelahan. Setelah berhasil dievakuasi ke darat, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Sebagai informasi, korban ditemukan oleh Team BPBD Kota Bontang di sebelah Barat, pada koordinat N 00°06’00.2’’ : E 117°50’04.1. (mam)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button