Bontang

Masalah Penginputan Data, Pleno Rekapitulasi Kecamatan Bontang Barat Diundur

BONTANG – Rapat pleno rekapitulasi suara Kecamatan Bontang Barat kembali diundur. Pasalnya, program penginputan data pemilih yang dimiliki panitia pengawas kecamatan (PPK) sedang bermasalah. Saat penginputan data dilakukan, daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemikih khusus (DPK) tak bisa sinkron.

“Masih kami cari masalahnya di mana,” kata Ketua PPK Bontang Barat, Erwin kepada bontangpost.id.

DPTb merupakan daftar pemilih yang pindah memilih dari tempat pemungutan suara (TPS) asal. Kemudian DPK adalah pemilih yang pada hari pencoblosan hanya menggunakan KTP-el. Pemilih ini akan memilih di wilayah yang tertera pada KTP-el tersebut.

Erwin mengaku, masalah ini tidak akan mempengaruhi data perolehan suara. Meski demikian, pleno kecamatan ini bakal menyita waktu yang cukup lama. Serta menguras tenaga petugas maupun para saksi setiap partai politik.

“Kesalahan penginputan hanya pada data pemilih. Ditambah permasalahan administrasi yang ribet. Sehingga lama prosesnya,” ujarnya.

Rapat pleno yang awalnya dijadwalkan pukul 09.00 Wita diundur hingga pukul 01.00 Wita. Pergeseran jadwal tersebut dikarenakan persoalan administrasi. Sejumlah saksi belum melakukan tanda tangan terhadap beberapa lampiran dokumen.

Adanya permasalahan pada penginputan data, rapat pun kembali diskorsing hingga Ahad (28/4/2019). Rencananya akan dimulai sekira pukul 09.30 Wita. Erwin menargetkan rapat pleno bisa rampung dalam satu hari.

Sementara itu, salah satu saksi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengeluhkan adanya pengunduram jadwal tersebut. Menurutnya rapat pleno ini sangat menyita tenaga dan waktu yang cukup panjang. “Tidak siap ini petugasnya melaksanakan rapat pleno,” pungkasnya. (mam)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button