Bontang

Media Gathering Pupuk Kaltim Banjir Senyuman

RINTIK hujan menemani keseruan momen media gathering Pupuk Kaltim, yang diselenggarakan di Taman Cibodas, Ahad (28/4/2019). Kegiatan tahunan ini menjadi ajang silaturahmi seluruh insan media se-kota Bontang, termasuk bersama Bontangpost.id.

Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kerja sama, sumbangsih, serta dukungan seluruh media di kota Bontang kepada Pupuk Kaltim selama ini. Dengan adanya harmonisasi dan keharmonisan jajaran direksi, manajemen, serta departemen terkait bersama media, operasional perusahaan pun dapat berjalan dengan baik.

“Bahkan, tahun ini perusahaan kami banyak mendapatkan penghargaan. Atas kinerja perusahaan dan tak terlepas dari andil bapak ibu semua dalam mempromosikan, menjaga, dan memberitakan kami. Sehingga kami bisa mencapai seperti sekarang,” ucap Budi.

Pada kesempatan itu pula, ia mewakili manajemen Pupuk Kaltim mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang melaksanakan. “Mohon maaf lahir batin untuk menjalankan ibadah puasa,” tutupnya mengakhiri sambutan.

Keseruan saat bermain game lift up water. (REVO/KONTRIBUTOR)

Di tempat sama, Direktur Bontangpost.id Edwin Agustyan mengungkapkan keberadaan Pupuk Kaltim menjadi salah satu perusahaan di Bontang yang berkomitmen terhadap peningkatan kompetensi atau kemampuan rekan wartawan.

“Kami sangat di-support pengembangan SDM di Bontang. Bahkan, saat di tengah kesibukan dan kami agak pasif, Pupuk Kaltim yang menjemput bola. Sama dengan karyawan lainnya, teman-teman jurnalis perlu upgrade ilmu-ilmunya,” tutur pria yang juga menjabat ketua Forum Jurnalis Bontang itu.

Kegiatan pun berlanjut ke acara inti. Di mana, panitia mengajak sekira 55 lebih kuli tinta beserta mitra kerja Pupuk Kaltim untuk bermain. Membaginya dalam tujuh tim berisikan delapan orang untuk memainkan tiga jenis permainan. Pada game pertama, lift up water atau memindahkan air dari satu ember ke ember lainnya, secara bergantian menggunakan gelas.

Di lanjutkan dengan permainan don’t kiss me. Atau diibaratkan dengan memindahkan karet gelang menggunakan sedotan air mineral yang digigit menggunakan mulut. Estafet dari barisan pertama hingga terakhir dan kembali lagi ke barisan pertama.

Pun pada game ketiga bernama sarung berantai. Kedelapan anggota tim, berbaris saling bergandengan tangan. Memindahkan sarung dari badan satu ke badan lainnya tanpa melepas gandengan. Meski melelahkan, namun kekompakan dan sportivitas dari masing-masing tim sangatlah di uji. Di akhir kegiatan, Pupuk Kaltim menyiapkan puluhan doorprize menarik yang dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. (ra/ser)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button