Bontang

Dewan Minta Pemkot Jaga Kestabilan Harga dan Stok Bahan Pokok

BONTANG – Melonjaknya harga sejumlah komoditas di pasar tradisional beberapa waktu terakhir, mendapat komentar dari Komisi II DPRD Bontang. Pemerintah diminta mampu menjaga kestabilan harga bahan pokok dalam menghadapi bulan suci ramadan.

Anggota Komisi II, Ma’ruf Effendy mengatakan pemerintah maupun dinas terkait tentu melakukan pengawasan di pasar. Yakni untuk mengEtahui ketersedian maupun harga bahan pokok yang saat ini sedang mengalami  kenaikan.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut, salah satu faktor timbulnya kenaikan harga yaitu berkurangnya stok ketersediaan bahan pokok. Apalagi permintaan konsumen sangat banyak menjelang ramadan ini.

“Tetap diawasi. Jangan sampai stok berkurang. Ini yang menimbulkan harga bahan pokok jadi mahal,” ucapnya kepada bontangpost.id, Minggu (5/5/2019).

Selain itu, Ma’ruf mengatakan upaya itu paling tidak mampu menekan angka melonjaknya harga komoditas di lapangan. Kemudian, masyarakat pun tidak kesulitan jika stok maupun pasokan bahan pokok melimpah.

Sebelumnya, sejumlah komoditas di pasaran  Bontang mengalami perubahan harga. Bahkan pasokan dan stok terbatas. Salah satunya bawang putih yang harganya meroket mencapai Rp 100 ribu perkilogramnya.

Meski begitu, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3)  Bontang memastikan ketersediaan dan harga 11 komoditas lainnya aman. Ini merupakan hasil pemantauan di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Rawa Indah, Telihan, dan Citra Mas Loktuan, Kamis (2/5/2019) lalu.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan, selain bawang putih yang mengalami kenaikan, juga terdapat komoditas lainnya, yaitu cabai besar yang mencapai 27,4 persen atau harga perkilonya saat ini Rp 37 ribu.

“Yang parah itu bawang putih karena stoknya kosong. Bergejolak di atas 100 persen, ” katanya kepada bontangpost.id.

Dirinya menjelaskan, setiap tahunnya menjelang ramadan tentu terdapat perubahan maupun ketersedian bahan pokok. Kemudian komoditasnya tersebut berubah-ubah, tidak terjadi pada satu bahan pokok saja.

“Memang seperti itu kalau mau bulan puasa. Tapi biasanya bukan bawang yang seperti ini,” ucapnya.

Sebelas komoditas yang harga maupun stoknya dipastikan stabil, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, kacang tanah, jagung pipil, kedelai, bawang merah, cabe rawit, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam. (mam)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button