Bontang

Alhamdulillah, Kuota Gas Melon Ditambah selama Ramadan

BONTANG – Warga Bontang tidak perlu khawatir akan kelangkaan gas elpiji 3 kg selama ramadan. Pasalnya, kuota gas untuk Kota Taman bertambah sekitar 2.500 tabung.

Hal ini diungkapkan Sales Eksekutif LPG II Pertamina Samarinda, Ayub saat dihubungi Bontangpost.id,Selasa (7/5/2019). Ia mengatakan penambahan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. “Penambahannya mencapai 10 persen dari sebelumnya,” ungkapnya.

Gas melon yang diperuntukkan untuk warga kurang mampu ini disalurkan melalui dua agen di Bontang yaitu PT Pantai Subur dan PT Akawi Usaha Mandiri. “Disalurkannya secara bertahap, agar dapat memenuhi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur agen elpiji 3 kg PT Pantai Subur, Musriadi. Pihaknya mendapatkan penambahan sebanyak 1.680 tabung dari sebelumnya hanya 2.800 – 3.000 tabung perhari. “Saya baru dapat email tadi malam ditambah kuotanya,” ujarnya.

Dijelaskannya, penambahan ini tidak langsung sebanyak 1.680 dalam sehari, melainkan bertahap. “Jadi biasanya dalam sehari itu ditambah 500 dari biasanya sampai selama 3 hari,” jelasnya.

Penambahan kuota ini, menurut pengalamannya akan berlangsung selama bulan suci hingga lebaran saja. Lantaran saat bulan ini kebutuhan warga semakin meningkat. “Biasanya nanti pertengahan puasa ada penambahan lagi itu,” ucapnya.

Sementara itu Kabag Sosial dan Ekonomi Setda Bontang, Agus Wati mengatakan penggunaan gas 3 kg hanya untuk warga kurang mampu dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berpenghasilan di bawah Rp 800 ribu perhari. Sehingga diharapkan bagi warga mampu dan pengusaha besar untuk tidak menggunakan gas melon ini. “Jadi bagi warga yang mampu beli yang 5 kg atau 12 kg. Kalau ada yang ketahuan memakai ini kami akan tarik,” pesannya. (zae)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button