Bontang

Pemilu di Bontang Aman, Kapolda Kaltim Tegaskan Tidak Ada Alasan People Power

BONTANG – Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto mengimbau warga Bontang untuk tidak percaya dengan isu gerakan people power yang saat ini tengah santer. Menurutnya, proses pemilu di Kaltim berjalan dengan lancar dan aman, hal itu yang dia saksikan bersama pangdam VI Mulawarman saat perhitungan suara di tingkat Provinsi Kaltim.

Semua saksi baik itu partai, legislatif dan presiden menerima keputusan pleno tersebut dengan menandatanganinya. Artinya tidak ada kecurangan di Kaltim. “Jangan sampai people power di Bontang atau di Kaltim, itu tidak perlu,” ungkap Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widiyanto saat Safari Ramadan bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, di Dandim 0908/Bontang beberapa hari lalu.

Dia juga menekankan, agar masyarakat Bontang tidak terpengaruh terhadap isu hoaks yang berkembang di media sosial, karena itu dapat memecah belah persatuan. “Karena pemilu sudah selesai, masyarakat telah menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). KPU Kaltim telah menetapkan suara terbanyaknya dalam pleno,” ucapnya.

Kelancaran proses pemilu itu juga terlihat saat pleno di KPU RI. Dari laporan yang diterimanya dari Dir Intel. untuk perhitungan suara daerah Kaltim itu berjalan hanya 60 menit saja tanpa ada komplain, artinya berjalan dengan baik. Berbeda dengan daerah yang lain bisa mencapai 180 menit bahkan ada yang harus dihentikan. “Kalau Kaltim tidak ada komplain itu artinya berjalan dengan baik, karena itu yang memang kita rasakan dan saksikan,” katanya.

Dia juga memuji kedewasaan masyarakat Kaltim termasuk Bontang dalam berpolitik dan berdemokrasi. Hal ini terlihat dari dua kali jalannya Pemilu yaitu Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu dan Pileg serta Pilpres 2019 serentak yang telah berjalan lancar, aman dan kondusif. Ditambah lagi partisipasi pemilih yang meningkat hingga mencapai 80 persen dibandingkan Pilgub 2018 lalu.

Kondusifitas ini juga menjadikan Kaltim sebagai salah satu alternatif wilayah yang akan dijadikan ibu kota negara Indonesia. Sehingga dia mengajak berdoa bersama sama agar pilihan ibu kota negara jatuh di Kaltim. Karena jika di Kaltim, akan berpengaruh terhadap kondisi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan ini juga dia berterima kasih kepada Pangdam VI Mulawarman serta jajaran anggota TNI lainnya di Kaltim, dan seluruh masyarakat Kaltim yang telah bersama-sama mengawal dan mengamankan pemilu di Kaltim ini berjalan lancar.

“Oleh karena itu mari kita sama-sama ingatkan kepada saudara kita yang mungkin mempunyai niat dapat mengganggu kondusifitas, keamanan dan ketertiban di Kaltim dengan alasan adanya kecurangan. Di luar sana biar saja isu bergulir, tapi di Kaltim itu tidak ada karena proses berjalan lancar, semua saksi tanda tangan,” imbaunya. (zae)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button