Ragam

Ibu Hamil Tetap Jalankan Puasa, Waspadai 4 Kondisi ini

Apakah puasa saat hamil muda aman bagi janin? Pada dasarnya, tidak ada patokan usia kehamilan ibu karena harus disesuaikan dengan kondisi ibu hamil itu sendiri.

Jika Anda sedang hamil muda dan sudah tak lagi mengalami mual dan muntah, Anda boleh ikut berpuasa. Jika kehamilan sudah menginjak trimester kedua, masa ini dianggap paling aman untuk ibu hamil berpuasa, dengan catatan asupan makanan dan cairan terpenuhi dengan baik saat sahur dan berbuka.

Tanda bahaya yang harus diwaspadai

Setelah melakukan konsultasi, patuhi semua anjuran dari dokter. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan tanda bahaya yang mengharuskan ibu hamil untuk mengentikan puasanya.

Beberapa kondisi yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut:

  • Apabila selama berpuasa berat badan tidak mengalami kenaikan, ibu hamil harus stop berpuasa. Berat badan yang disarankan adalah 0,5 kg setiap minggu.
  • Apabila merasa lemas dan pusing dan tidak teratasi setelah beristirahat, sebaiknya ibu hamil segera berhenti puasa.
  • Terjadi perubahan pada gerakan janin.
  • Muncul kontraksi terus-menerus.

Tips sehat dan aman ibu hamil berpuasa
Selain memperhatikan tanda bahaya di atas, lakukan juga tips ini agar puasa dan kesehatan tubuh sama-sama terjaga.

  1. Pastikan menu makanan bergizi sehat dan seimbang saat sahur dan berbuka puasa. Tambah asupan protein dan karbohidrat kompleks agar perut kenyang lebih lama. Misalnya dari gandum, sayuran segar, daging yang dimasak matang, telur, ikan, dan kacang-kacangan.
  2. Cukupi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan berbuka. Minumlah air putih minimal 1,5 liter per hari. Hindari minuman berkafein seperti teh, kopi, dan soft drink yang mudah menyebabkan dehidrasi.
  3. Perbanyak sayur dan buah. Vitamin dan mineral yang ada di dalamnya sangat dibutuhkan tubuh untuk melindunginya dari berbagai macam penyakit yang bisa menyerang saat berpuasa.
  4. Perbanyak istirahat dan kurangi aktivitas yang menguras tenaga.

Jadi, puasa saat hamil muda boleh saja dan aman untuk janin, asal kondisi tubuh prima, bisa memenuhi kebutuhan gizi saat hamil, dan tentu saja sudah diizinkan oleh dokter.(RN/ RVS/klikdokter/jpnn)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Sumber
JPNN
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button